Home Headline Berkat CCTV Pencuri Burung Berhasil Diringkus

Berkat CCTV Pencuri Burung Berhasil Diringkus

Dua pelaku pencurian burung yang diringkus polisi.
Dua pelaku pencurian burung yang diringkus polisi.

Semarang, 11/9 (BeritaJateng.net) – Seno Aji dan Catur Mujiono, warga Jalan Unta Raya, Kelurahan Pandean Lamper, Gayamsari Semarang, diciduk aparat Polsek Gayamsari Semarang. Pasalnya, dua pemuda itu kedapatan mencuri seekor burung jenis Cucak Ijo milik Andim warga Jalan Plewan, Kelurahan Siwalan, Kecamatan Gayamsari Semarang, Rabu (26/8) malam.

Sebelum melancarkan aksinya, tersangka berkumpul bersama teman-temanya. Dengan bermodal sepeda motor milik salah satu temannya, Seno bersama Catur memisahkan rombongan.

Sesampainya di rumah korban, Seno kemudian mengambil burung Cucak Ijo milik korban yang saat itu berada di teras rumah. Sedangkan Catur, menunggu di luar rumah sambil mengawasi keadaan.

Namun apes, tanpa sepengetahuan tersangka, aksi tersebut terekam kamera CCTV milik korban, sebelum akhirnya keberadaan tersangka tertangkap oleh polisi.

Seno mengaku kesehariannya sebagai kuli bangunan, dan sudah 2 kali melakukan tindak pidana pencurian. Menurutnya, hasil dari kejahatan itu ia gunakan untuk diberikan kepada anak dan istrinya.

“Temen saya pas itu mabuk, terus saya pakai motornya. Sampai depan rumah temen, ada burung di teras saya ambil. Burung itu lalu saya jual laku Rp. 300 ribu. Hasilnya saya bagi rata, uang itu untuk keperluan hidup saya, ” terang Seno kepada sejumlah wartawan, saat gelar perkara di Mapolsek Gayamsari, Jumat (11/9) sore.

Sementara itu, Kapolsek Gayamsari, Kompol Dili Yanto memaparkan, penangkapan tersangka bermula dari laporan korban yang kegilangan burung. Dari laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan memeriksa CCTV yang kebetulan ada di rumah korban.

“Dari hasil pemeriksaan melalui kamera CCTV, ternyata pelaku merupakan orang yang selama ini kita cari. Dari situ berhasil kita amankan dan tersangka merupakan residivis,” terang Dili.

Untuk proses hukum lebih lanjut, kedua pelaku ditahan di Mapolsek Gayamsari dan dari hasil pemerikaaan pelaku terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

“Pelaku kita amankan di Polsek Gayamsari untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkas Dili. (BJT02)