Home Headline Berkah Lebaran, Pedagang Bunga Tabur Laris Manis

Berkah Lebaran, Pedagang Bunga Tabur Laris Manis

345
0

SEMARANG, 16/6 (beritajateng.net) – Banyaknya warga yang berziarah ke makam leluhur pada hari raya idul fitri, ternyata mendatangkan rejeki bagi para pedagang bunga tabur. Di semarang, penjualan bunga tabur meningkat lima kali lipat dibanding hari biasa.

Momen lebaran biasa diisi dengan silaturahmi bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Tradisi berkumpul dan saling bermaafan ini biasanya dilengkapi dengan ziarah kubur atau nyekar kerabat yang telah meninggal.

Seperti di sejumlah pemakaman di Kota Semarang misalnya sepetri di Pemakaman Umum Bergota, Trunojoyo, makam Pahlawan, Sendangmulyo, Tegalsari dan lainnya, para pedagang bunga tabur diserbu perziarah hingga bunga yang disediakan dalam waktu relatif singkat habis terjual, pendapatan mereka meningkat hingga lima kali lipat atau naik 500% pada hari pertema lebaran dibanding dari hari biasanya.

Peziarah bukan datang dari Kota Semarang, tetapi juga banyak dari luar memadati jalan masuk ke areal Pemakaman Umum Bergota. Tradisi mengunjungi serta mendoakan kerabatnya yang sudah meninggal ini dan tradisi ini dilakukan setiap tahun usai melakukan solat Idul Fitri.

Meningkatnya permintaan bunga tabur saat lebaran ini membuat harga bunga tabur mengalami peningkatan. Dari harga yang sebelumnya berkisar Rp5.000 hingga Rp20.00 per keranjang kecil, saat lebaran bisa mencapai Rp30.000 hingga Rp50.0000.

Sudarsono, pedagang bunga tabur di Bergota menuturkan mulai menaikkan harga bunga saat menjelang lebaran, karena harga bunga tabur dari petani juga sudah mulai naik.

“Dari petani di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang pembeliannya sudah mahal, sehingga penjualannnya juga menyesuaikan, selain permintaan di hari raya Idul Fitri meningkat tajam,” ujarnya,

Sementara itu, Darmi pembeli bunga tabur mengatakan tidak mempermasalahkan kenaikan harga bunga itu, karena hanya berlangsung setiap tahun sekali.

“Kalau di hari raya Idul Fitri harga melambung tidak masalah, karena hanya terjadi setahun sekali,“ tuturnya.

Meksi harga bunga tabur saat lebaran mengalami kenaikkan, pengunjung makam di Semarang tetap menyerbu pedagang bunga untuk mendapatan bunga tabur. Pasalnya, tradisi mengunjungi makam secara beramai-ramai ini dilakukan setiap setahun sekali

(HEN)