Home Nasional Berbagi Pengalaman, Kapolda Jawa Tengah Luncurkan Buku Merawat Bhineka

Berbagi Pengalaman, Kapolda Jawa Tengah Luncurkan Buku Merawat Bhineka

164
0
Berbagi Pengalaman, Kapolda Jawa Tengah Luncurkan Buku Merawat Bhineka
          Semarang, 18/12 (BeritaJateng.net) – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono meluncurkan sebuah buku mengenai pengalamannya menjaga dan merawat kebhinekaan selama menjadi orang nomor satu di Polda Jateng.
          Buku berjudul “Memimpin Dalam Keberagaman, Kearifan Lokal Menjaga NKRI” diluncurkan di Semarang, Senin (18/12).
           Dalam isi buku tersebut,  memuat pesan tentang pentingnya pemimpin dalam menjaga kebhinekaan dalam satu wilayah dengan keberagaman etnis, suku, agama dan ras.
           “Pentingnya memimpin dalam menjaga kebhinekaan dalam sebuah kesatuan wilayah yang memiliki keberagaman etnis,  suku agama dan ras seperti di Jawa Tengah,” ujar Jenderal Bintang dua.
         Menurut Condro,  situasi saat ini di tengah munculnya tantangan kebinekaan yang ada di Indonesia, semboyan bhineka tunggal ika, kini sedang dalam posisi diuji.
          “Berbagai kasus intoleransi terjadi di Nusantara, begitu juga yang pernah terjadi di Jawa Tengah,” katanya.
Berbagi Pengalaman, Kapolda Jawa Tengah Luncurkan Buku Merawat Bhineka

Hal itu menginspirasinya sehingga ia tertarik membagi pengalamannya dalam tugas pemimpin dalam merajut persatuan dan kesatuan di masyarakat di Jawa Tengah yang ditulis dalam sebuah buku.

           Ia menambahkan, kisah inspiratif tersebut patut dibagikan bagaimana mengelola konflik sosial yang terjadi di tengah masyarakat dengan cara yang humanis dan mengelola keberagaman dengan cara yang tepat.
          “Beragam tantangan keberagaman di Jawa Tengah haruslah dihadapi bersama, dan bukan hanya polisi semata, merangkul masyarakat dan bersama-sama menjaga persatuan dan saling toleransi,” kata Condro.
           Condro juga berharap agar bukunya ini bisa bermanfaat untuk semua anggota Polri, agar bisa bersama sama menjaga kebinekaan, memimpin dalam keberagaman, sehingga bisa menekan konflik sosial, dan mengurangi kasus intoleransi yang kerap terjadi di negeri ini, dan mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia.
           Terakhir ia menyampaikan agar semua anggota polri bekerja dengan hati nurani. “Bekerjalah dengan hati nurani saudara-saudara,” ujarnya.
           Dalam kesempatan itu,  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Alissa Wahid dari jaringan Gus Durian turut menjadi narasumber. Sementara, hadir sejumlah tokoh seperti Pangdam Diponogoro, Kejati Jateng, Ketua MUI, Ketua FKUB,  Ketua DPRD Jateng, Direktur Asia Foundation, Forum Kerukunan Umat beragama Provinsi, Kabupaten dan Kota, Rektor dan Ketua BEM perguruan tinggi di Jateng, Kapolrestabes, dab Kapolres se-Jawa Tengah. (Nh/El)