Home Headline Beraksi di 25 Tempat, Pelaku Curanmor Ditembak

Beraksi di 25 Tempat, Pelaku Curanmor Ditembak

Purwokerto, 12/11 (Beritajateng.net) – Tiga pelaku curanmor yang sudah beraksi 25 kali dengan lokasi berbeda-beda, berhasil dibekuk Satuan Reskrim Polres Banyumas. Salah satu pelaku terpaksa dilumpuhkan petugas dengan tembakan di bagian betis karena berusaha melawan.

Tiga pelaku curanmor yang ditangkap yaitu, Supriyono alias Gelung (50), warga Desa Panusupan, Kecamatan Cilongok, yang terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan saat ditangkap. Kemudian Kiram (40) warga Desa Karanggude Kulon, Kecamatan Karanglewas dan Sudarso (43) warga Desa Karanggude, Kecamatan Karanglewas.

Kapolres Banyumas, AKBP Gidion Arief Setyawan mengatakan, komplotan curanmor ini sudah beraksi sebanyak 25 kali, antara lain di wilayah Kecamatan Rawalo, Sumbang, Sokaraja, Kedungbanteng, Kembaran, Wangon dan Jatilawang. Sebagian besar aksi curanmor dilakukan di area persawahan yang sepi.

“Seperti area persawahan di Desa Rawalo, Kedungbanteng dan lainnya itu termasuk sepi jalannya, sehingga pelaku leluasa melancarkan aksinya. Begitu melihat sepeda motor terparkir di tepi sawah, mereka langsung beraksi,” kata Kapolres, Kamis (12/11).

Dari hasil pemeriksaan petugas, tiga pelaku mempunyai peran masing-masing. Supriyono bersama Kiram biasanya berbencengan motor, berkeliling mencari sasaran. Saat menemukan sepeda motor yang terparkir di tepi sawah, Supriyono langsung turun dari motor dan mengambil motor tersebut. Ia cukup menggunakan kunci T untuk menghidupkan motor yang terkunci.

Sementara Sudarsono berperan sebagai penadah. Hasil motor curian dijual oleh Supriyono dan Kiram ke Sudarsono dengan harga sekitar Rp 800 ribu hingga Rp 1juta, tergantung kondisi motornya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna merah tanpa nopol, satu unit sepeda motor Honda Grand warna hitam tanpa nopol dan satu unit sepeda motor Supra X warna hitam yang juga tanpa nopol. Motor-motor tersebut dicuri pelaku dari Ajibarang, Sokaraja dan Wangon. (BJ33)