Home News Update BEM Undip Gelar Forum Peduli Energi Lingkup Jateng dan DIY

BEM Undip Gelar Forum Peduli Energi Lingkup Jateng dan DIY

IMG_20150903_092959

Semarang, 3/9 (BeritaJateng.net) – Sekitar 1.500 mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) sejak pagi hari sudah mengantri dan memadati gedung Prof. Sudharto., SH, Tembalang. Pasalnya, di tempat tersebut diadakan Forum Peduli Energi yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip.

Acara berlangsung sejak hari Kamis hingga Jumat, 3-4 September 2015 dibagi menjadi tiga tempat, yaitu gedung Sudharto, gedung Wisma Pertamina dan gedung Fakultas Hukum Undip.

Dihadiri oleh Drg. Ugan Gandar (Mantan Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB)), Ir. Eko Wahyu Laksana (Presiden FSPPB), Drs. Faisal Basri (Dosen Fak. Ekonomi UI & Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas), Ir. Marwan Batubara., Msc (Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS)), dan Faisal Yusra (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia).

Tema besar dalam peduli energi tersebut membahas mengenai “Melihat Masa Depan Energi Indonesia Menuju Indonesia Mandiri Energi & Lembaga Energi yang Konstitusional”. Saat pembukaan acara, Pembantu Rektor III, Budi Setiyono., S. Sos., M. Pol. Admin., Ph.D mengatakan bahwa kajian forum peduli energi masuk dalam konteks Pemuda Indonesia Peduli Energi.

“Ini merupakan tantangan bagi generasi muda, khususnya yang berkecimpung di bidang energi. Harapannya, forum diskusi seperti ini tidak hanya berhenti secara seremonial. Melainkan bisa dilanjutkan dalam bentuk penelitian, paper dan jurnal ilmiah,” jelasnya di Gedung Prof. Sudharto, Tembalang Kamis (3/9) pagi.

Selain itu, ketua panitia, Samuel Bonatua Raja Gukguk juga menambahkan acara tersebut diikuti oleh perwakilan BEM Jateng dan DIY, diantaranya BEM Unnes, UNY, Amikom, dll.

“Untuk hari pertama, ada empat pemateri yang diisi oleh Ir. Agung Nugroho., M. Kom yang berbicara mengenai potensi dan keadaan energi di Indonesia. Drg. Ugan Gandar, berbicara mengenai pergerakan pertamina. Faisal Yusra, berbicara tentang masalah akademisi dan Ir. Marwan Batubara., Msc berbicara tentang tata kelola migas konstitusional dan rekonstruksi berbasis riset,” ujarnya.

Forum ini mencoba untuk membedah teori dan materi yang tidak sekedar retorika. “Ada kajian-kajian, solusi dari permasalahan energi sehingga bisa dibawa sampai ke Presiden Jokowi,” tutur ketua BEM Undip, Risky Haerul Imam, Kamis (3/9) siang.

Masalah energi cukup kompleks, lanjut Risky, membutuhkan kajian yang cukup mendalam.

“Masalah-masalah energi, solusi dan Undang-undangnya akan dikupas sampai akhir dalam forum peduli energi ini selama tiga hari. Tempatnya pun berbeda-beda,  untuk hari kedua esok, di gedung Wisma Pertamina dan gedung Fakultas Hukum. Kita melakukannya step by step,” pungkas Risky. (BJT01)