Home Hukum dan Kriminal Belasan Penjudi Diringkus, Uang Jutaan Rupiah Disita

Belasan Penjudi Diringkus, Uang Jutaan Rupiah Disita

image
Para penjudi dan barang bukti dipampang dalam gelar perkara kasus perjudian di Mapolres Pekalongan, Jum'at (28/11). (BJ/FUH)

Kajen, 28/11 (Beritajateng.net) – Sebanyak 15 tersangka kasus perjudian dari tiga lokasi diamankan jajaran Polres Pekalongan. Para tersangka tersebut tertangkap tangan sedang melakoni praktik judi togel Hongkong, judi kartu remi, dan judi dadu.

Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi mengatakan, penangkapan belasan tersangka tersebut berasal dari informasi masyarakat yang resah dengan keberadaan praktik perjudian di lingkungan mereka. “Total ada 15 tersangka. Mereka kami amankan dari Dukuh Kramen, Desa Kutirejo, Kecamatan Kajen kemudian Desa Karangjati Kecamatan Wiradesa dan Desa Kedung Kebo Kecamatan Karangdadap,” paparnya saat gelar perkara di Mapolres Pekalongan, Jum’at (28/11).

Sebagai barang bukti, diamankan sejumlah piranti perjudian togel hongkong, judi remi dan dadu, termasuk sejumlah uang total Rp1.265.000. “Kami terus berupaya untuk memerangi penyakit masyarakat, terutama perjudian ini,” tegasnya.

Kasat Reskrim AKP Sukirwanta memaparkan, penangkapan pertama dilakukan pada Senin (17/11)  di Dukuh Kramen RT 01 RW 04 Desa Kutirejo, Kecamatan Kajen sekira pukul 20.30. Dua warga di tetapkan tersangka, yakni Sutikno (66) dan Rifanto (25). Dari keduanya diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp319 ribu, satu handphone, tiga lembar rekapan, dua lembar kertas sobekan bertuliskan angka pasangan, empat  ballpoin merah dan hitam dan satu tas kecil warna hitam.

Di daerah yang sama, pada pukul 21.00, tersangka lain judi togel hongkong diamankan. Dia adalah Tarurur (47) warga Dukuh Ambokembang Lor, Gang 17 RT 26 RW 13 Desa Ambokembang Kecamatan Kedungwuni. Dari tangannya berhasil diamankan uang tunai Rp28 ribu, sebuah handphone, empat lembar kertas berisi nomor dan uang taruhan pasangan judi togel.

“Kemudian Selasa (18/11) kami tindak praktik perjudian jenis dadu dan togel. TKP (tempat kejadian perkara) di Desa Karangjati RT 05 RW 02 Kecamatan Wiradesa,” ungkapnya.

Di lokasi itu, tujuh tersangka diamankan mereka adalah Zaenal Abidin (35), Suradi (39) Zaim Al Hadad (18), Carmadi (41) dan Muhammad Uli Nuha (28). Kelimanya merupakan warga Desa Karangjadi. Kemudian Warjuki (52) warga Desa Petukangan, Kecamatan Wiradesa dan Sodikin (43) warga Jajar Wayang, Kecamatan Wiradesa.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni tiga mata dadu warna hitam, satu buah tempurung kelapa, satu alas terbuat dari seng, plastik warna putih bergambar mata dadu dan uang tunai Rp 78 ribu. “Untuk tersangka  Zaenal Abidin, ternyata juga kedapatan menjual togel hongkong. Dari tangannya kami amankan sebuah handphone, satu kertas bertuliskan pasangan angka dan uang tunai Rp80 ribu,” jelasnya.

Masih dari lokasi tersebut, lanjut Sukirwanta, diamankan juga tiga tersangka judi kartu remi. Mereka adalah Fauzan (51), Riswanto (49) dan Reso (35). Ketiganya warga Desa Karangjati, Kecamatan Wiradesa. Barang bukti yang diamankan satu set kartu remi 52 lembar, satu lembar terpal warna putih, dan uang tunai Rp 135 ribu.

Kemudian pada Kamis (28/11) sekira pukul 22.00, praktik perjudian Domino digerebek di Gedung Martin Futsal yang terletak di Desa Kedung Kebo Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan. Dua tersangka yang diamankan Sarifudin alias Juned (28) dan Purwanto alias wedus (21). Keduanya warga Dukuh Jipangan Wetan RT 03 RW 02, Desa Karangdadap Kecamatan Karangdadap. “Para tersangka kini diamankan di sel tahanan. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” katanya. (FUH/pj)