Begal Apes, Mau Nodong Ternyata Korban Adalah Anggota Tim Elang

Dua Begal Apes, Mau Nodong Anggota Tim Elang

Semarang, 01/06 (Beritajateng.net) – Begal apes, ini mungkin adakah kata – kata yang pas buat dua pemuda yang diketahui bernama Taufik warga Jalan Imam Bonjol dan Doni Muhamad Romadon warga Pandansari ini. Pasalnya keduanya bermaksud melakukan pembegalan di kawasan jalan S Parman atau kawasan dekat Rumah Sakit Kariyadi Semarang, dini hari tadi (31/05).

Dua Begal Apes, Mau Nodong Anggota Tim Elang
Dua Begal Apes, Mau Nodong Anggota Tim Elang

Apesnya, sasaran kedua pemuda yang sudah mabuk obat jenis Heximer dan minuman keras jenis Ciu ini, adalah seorang anggota Tim Elang yang kebetulan melintas hendak menyusul rombongan menuju Patwal Simpang Lima.
Menurut Hery, sang calon korban kedua pemuda itu, ia dipepet sejak di depan Rumah Sakit Kariadi, sampai dekat Polda. Di jalan Pahlawan pelaku yang membonceng bahkan sempat menyabet dengan ikat pinggang berujung besi. Beruntung Hery berhasil menghindar dan langsung mengeluarkan senjata. Melihat korbannya membawa senjata api, kedua pelaku kabur. Saat melintas di depan Patwal, salah satu anggota Tim Elang yang kebetulan melihat Heri berteriak teriak memberi tahu agar ikut mengejar pelaku, langsung memburu kedua pelaku. “Saya dipepet pepet dan disabet ikat pinggang, mereka menyuruh saya berhenti. Saya pun berhenti dan menyiapkan senjata, lalu mereka kabur. Saya kejar dan saat melintas Patwal, saya minta bantuan Tim Elang untuk ikut mengejar,” geram Heri.
Akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap, ketika mereka terjatuh setelah menabrak portal kampung. Karena mabuk berat keduanyapun sulit untuk ditanyai, mereka kemudian diserahkan ke petugas piket serse Polrestabes Semarang, untuk diperikssa lebih jauh. Bersama mereka Polisi juga mengamankan 3 butir pil Heximer, sabuk berujung besi, sebotol ciu dan sepeda motor milik pelaku. (BJ/NG)

SHARE

Tulis Komentar Pertama