Home Headline Baznas Kota Semarang Salurkan Bantuan 300 Unit Jamban Selama 2019

Baznas Kota Semarang Salurkan Bantuan 300 Unit Jamban Selama 2019

395
Baznas Kota Semarang Salurkan Bantuan 300 Unit Jamban Selama 2019

Semarang, 26/11 (BeritaJateng.net) – Badan Amil Zakat Nasion al (Baznas) Kota Semarang sepanjang tahun 2019 telah menyalurkan bantuan program jamban sehat sebanyak 300 unit kepada warga kurang mampu di kota Semarang.

Ketua Baznas Kota Semarang, Arnaz Agung Andararasmara mengatakan, Baznas Kota Semarang terus mendukung upaya Pemerintah Kota Semarang dalam pengentasan kemiskinan, membantu program kesehatan seperti sanitasi sehat, program jamban sehat dan program Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Menurutnya, Baznas Kota Semarang bahkan telah memulai program jamban sehat dan menyalurkan bantuan jamban pada warga kurang mampu sebelum program Sustainable Development Goals (SDG’s) dan Millenium Development Goals (MDG’s) berkelanjutan dicanangkan Pemerintah Pusat.

“Selama 2019 Baznas telah menyalurkan bantuan jamban sehat bagi keluarga maupun komunal sebanyak 300 unit pada warga yang membutuhkan di Kota Semarang,” katanya.

Menurut Arnaz, hal ini dilakukan Baznas Kota Semarang sebagai upaya mendukung program pemerintah Kota Semarang mewujudkan Kota Sehat dan kota Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) pada 2020 mendatang.

“Hari ini, ada tiga kecamatan yang jadi fokus Baznas Kota Semarang untuk bantuan jamban sehat, sanitasi sehat, bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dan bantuan tanggap bencana,” kata Arnaz.

Di Kecamatan Semarang Barat, lanjutnya, Baznas Kota Semarang memberikan bantuan sebanyak 50 unit jamban yang tersebar di tiga kelurahan diantaranya 26 unit jamban kelurahan Kembangarum, 14 unit jamban di kelurahan Manyaran, dan 10 Septict tank bagi 10 KK di kelurahan Salaman mloyo serta bantuan tanggap bencana 8 KK dan 1 TPQ yg kebakaran di Kecamatan Semarang Barat.

Tak hanya itu, di kecamatan Semarang Utara ada 14 unit jamban di Kelurahan Bulu Lor dan 6 masjid mendapatkan bantuan sarana prasarana wireless dan Al-Qur’an, sedangkan di Kelurahan Barusari Kecamatan Semarang Selatan, Baznas Kota Semarang menyalurkan bantuan puluhan 50 unit jamban dan rehab 5 rumah tidak layak huni.

Ketua Forum Kota Sehat Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi atau yang akrab tia hendi mengatakan, sesuai tagline kota Semarang “bergerak bersama” dengan menggandeng Baznas Kota Semarang menjadi hal yang positif dalam membangun dan membuat Kota Semarang menjadi lebih hebat lagi.

“Kota Semarang menjadi kota paling luas dibandingkan dengan kota besar lain, namun memiliki anggaran APBD paling kecil. Salah satu solusi yang perlu dilakukan yakni mengusung konsep bergerak bersama ini,” kata Tia sapaan akrab Krisseptiana.

Seperti program jambanisasi ini, menurut Tia, Baznas Kota Semarang menunjukkan kontribusinya yang signifikan dalam mewujudkan Semarang sebagai Kota Sehat dan Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

“Bicara mengenai jamban, saya selalu menyoroti agar pembuangan limbah jamban tidak dialirkan ke drainase atau selokan bahkan sungai karena kondisi lingkungan yang kumuh dan kotor bisa menyebabkan banyak penyakit. Muaranya, anak-anak bisa saja terkena “stunting” dan beragam penyakit lain. Nah, ini yang harus diantisipasi. Mari mulai dari diri sendiri dengan membuat sanitasi yang benar dan sehat serta tidak BAB sembarangan,” terang Tia. (El)