Home Lintas Jateng Baznas Kendal Gencarkan  Penarikan Zakat

Baznas Kendal Gencarkan  Penarikan Zakat

224
0
Rapat Koordinasi Bidang Kesejahteraan Baznas Kendal, Kamis (20/4/2017)
         KENDAL, 20/4 (BeritaJateng.net) — Upaya sosialisasi untuk lebih meningkatkan kesadaran bagi wajib zakat untuk membayar zakatnya, terus dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal. Kali ini menyasar zakat profesi PNS/ASN.
          Sosialisasi dilakukan Rabu (19/4) di Aula Garuda Tirto Arum Baru Kendal. Diikuti oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Bagian Setda Kendal.
          Kepala Bagian Kesra Setda Kendal, Djembar Rusmanto, yang memfasilitasi  kegiatan Bazda tersebut mengatakan, PNS merupakan salah satu profesi yang mempunyai kewajiban membazar zakat, yang didasarkan pada UU 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
          Apabila gerakan PNS bayar zakat bisa berhasil, diperkirakan bisa terkumpul zakat sebanyak 13 milyar rupiah pertahun. Yakni berasal dari zakat yang dibayarkan 2,5 persen dari gaji pokok masing-masing PNS.
         Angka yang cukup besar dan dipandang mampu membantu pemerintah dalam upayanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Setelah setahun Baznas Kendal terbentuk, program-program Baznas Kendal dinilai masih belum bisa berjalan dengan baik. Terutama dalam hal  penarikan zakat dari profesi  PNS,” katanya Kamis (20/4/2017).
          Dia berharap melalui sosialisasi yang diikuti oleh para pimpinan OPD, Camat dan Kepala Bagian Setda tersebut, nantinya bisa diteruskan ke bawahannya. “Setelah Bazda di bentuk pada Mei 2016, sampai sekarang hampir semua OPD belum membentuk Organisasi Pengelola Zakat (OPZ),”  jelasnya.
         Dengan adanya OPZ ini maka setiap OPD akan lebih memudahkan dalam mengelola dan memaksimalkan kesadaran keluarga besar OPD masing-masing untuk membayar zakatnya. “Tanggal 5 Mei mendatang, kita akan melaunching  Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWZ). Padahal NPWZ akan diterbitkan setelah wajib zakat,  menyerahkan zakatnya. Jadi sebelum 5 Mei, diharapkan masing-masing OPD sudah memiliki NPWZ,” papar Djembar.
          Menanggapi apakah nantinya pengelolaan zakat yang di kelola Baznas Kendal akan dikelola dengan transparan, Djembar mengungkapkan bahwa Baznas Kendal telah memiliki aplikasi Baznas. Dari aplikasi Baznas ini maka semuanya bisa mengetahui tentang bagaimana pengelolaannya, termasuk siapa-siapa para penerima zakatnya. Jadi masyarakat tinggal klik di aplikasinya saja,” tandasnya.
          Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Kendal KH. Ubaidillah yang sekaligus didaulat menjadi narasumber, menyampaikan materi tentang “Peran Baznas Dalam Upaya Optimalisasi Zakat Untuk Kesejahteraan Masyarakat”.
         Disampaikan Ubaidillah bahwa pengelolaan zakat bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat. Disamping itu juga untuk meningkatkan manfaat zakat dalam rangka mewujudkan kesejahateraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. (BK/Diskominfo)
          Upaya sosialisasi untuk lebih meningkatkan kesadaran bagi wajib zakat untuk membayar zakatnya, terus dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kendal. Kali ini yang disasar adalah zakat profesi PNS. Sosilaisasi dilakukan Rabu (19/4) di Aula Garuda Tirto Arum Baru Kendal. Diikuti oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, dan Bagian Setda Kendal.  (sty/el)