Home Headline Bayar PSK dengan Uang Palsu, Seorang Pemuda Ditangkap Polres Blora

Bayar PSK dengan Uang Palsu, Seorang Pemuda Ditangkap Polres Blora

127
0
Bayar PSK dengan Uang Palsu, Seorang Pemuda Ditangkap Polres Blora
         BLORA, 10/10 (BeritaJateng.net) – Seorang pemuda ditangkap Tim Buser Polres Blora setelah diketahui mengedarkan uang palsu di sebuah lokalisasi Sumber Agung kecamatan Cepu Blora pada Senin dini hari (9/10/2017). Tersangka mengedarkan uang palsu dengan cara membayarkannya kepada seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) usai berkencan.
         Adalah Sunardi alias Berok (30), warga Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Pria yang kesehariannya bekerja serabutan itu akhirnya digelandang tim Buser polres Blora setelah kedapatan membayar jasa PSK dengan menggunakan uang palsu (upal) sebesar Rp. 500 ribu.
          Terbongkarnya peredaran uang palsu itu, bermula saat Sunardi sekitar pukul 02.00 WIB datang ke lokalisasi Sumber Agung, Cepu. Di tempat pelacuran itu, tersangka langsung menuju ke salah satu wisma untuk membeli minuman dan mengencani seorang PSK muda.
          Usai kencan dengan salah satu PSK di sebuah wisma lokalisasi Sumber Agung, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Blora. Dirinya membayar jasa PSK dengan menggunakan uang palsu (upal) sebesar 500 ribu rupiah.
          “Tersangka datang sendirian, dengan membeli minuman dan mengencani sorang PSK,” terang Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Herry Dwi S.H, M.H, dilansir dari polresblora.com, Selasa (10/10/2017).
Bayar PSK dengan Uang Palsu, Seorang Pemuda Ditangkap Polres Blora
Bayar PSK dengan Uang Palsu, Seorang Pemuda Ditangkap Polres Blora

Saat di wisma itu, tersangka meminta pada salah satu PSK untuk membeli minuman dan menemaninya dengan menyodorkan uang 200 ribu. Tanpa curiga uang palasu itu diterima dan memberikannya minuman.

           Selanjutnya tersangka mengajak salah satu PSK untuk kencan berhubungan badan dengan membayar uang sebesar 300 ribu rupiah. Tanpa curiga juga PSK tersebut menerima uang palsu dari tersangka.
            Alangkah terkejutnya korban saat hendak membeli pulsa paketan Internet uangnya ditolak karena uangnya palsu. Merasa tidak terima PSK tersebut bersama Saksi bernama Subandriyo (30) melaporkannya ke Polsek Cepu dengan membawa barang bukti uang palsu dan identitas tersangka.
            “Korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Cepu, dan langsung ditindak lanjuti. Kurang dari 48 jam pelaku berhasil di amankan Tim Buser,” ungkap AKP Herry Dwi.
             Dari hasil pemeriksaan sementara ternyata tersangka (Sunardi) merupakan sindikat peredaran uang palsu yang ada di Kabupaten Jepara. “Dari hasil investigasi, tersangka merupakan sindikat peredaran upal yang ada di area Kabupaten Jepara,” tambahnya.
           Atas perbuatannya tersangka akhirnya dijerat dengan Pasal 26 ayat 2 dan 3 juncto Pasal 36 ayat 2 dan 3, UU RI nomor 7 tentang Mata Uang, sub Pasal 245 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
(MN/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here