Home Lintas Jateng Bawaslu Kota Semarang Lantik 48 Panwascam

Bawaslu Kota Semarang Lantik 48 Panwascam

589
Bawaslu Kota Semarang Lantik 48 Panwascam

Semarang, 27/12 (BeritaJateng.net) РBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang melantik 48 panitia pengawas kecamatan (Panwascam) di Hotel Pandanaran, Senin. Pada pelantikan kali ini didominasi  wajah-wajah baru.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Muhammad Amin mengatakan 58 persen Panwascam yang baru saja dilantik merupakan orang baru. Sisanya, adalah orang yang sudah pernah berkecimpung sebagai pengawas dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. “Oleh karena itu, sayaminta kepada para pengawas yang belum pernah terjun untuk belajar dan menguasai regulasi terkait pemilihan umum,” pinta dia di sela-sela pelantikan.

Dirinya juga mewanti-wanti panwascam yang telah dilantik agar mereka bisa menjaga sikap untuk tidak intens berkumpul dengan tim sukses salah seorang calon. Seorang Panwaslu, kata dia, harus menjaga netralitas sebagai seorang pengawas. “Di dalam kode etik ada aturannya, untuk bisa menahan diri menjaga sikap dengan tim sukses. Sebisa mungkin mereka menjaga jarak terlebih dulu,” paparnya.

Amin menilai, petugas panwascam harus menjunjung netralitas dalam bertugas dengan menjunjung tinggi kode etik. Tentunya, lanjut dia, akan ada sanksi jika panwascam melanggar kode etik. Mereka bisa dikenai sanksi oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Bawaslu juga berencana melakukan bimbimngan teknis dan supervisi agar para panwascam bisa memperdalam pengetahuan mereka terkait pengawasan. Di smaping itu mereka juga akan melakukan rapat koordinasi secara rutin. “Pada pelantikan ini kami juga melakukan peningkatan kapasitas,” tambahnya.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, turut hadir menyaksikan pelantikan 48 panwascam. Meski saat ini baru tahapan pencalonan perseorangan, ia meminta para panwascam mulai tancap gas melakukan persiapan pengawasan. “Mumpung waktunya masih lama, harus belajar menhenal medan dan karakter wilayah masing-masing. Saya harap mereka mulai bergerak dan belajar,” kata Ita, sapaan akrabnya.

Ia berharap Panwascam jadi partner yang baik tidak hanya pihak kecamatan namun juga pihak kelurahan apabila ada hal-hal terkait persoalan Pilkada 2020. (El)