Home News Update Bawaslu : Alat Peraga Kampanye Rawan Duplikasi

Bawaslu : Alat Peraga Kampanye Rawan Duplikasi

image

Semarang, 13/7 (BeritaJateng.net) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Tengah mengakui metode kampanye yang difasilitasi Komisi Pemilihan Umum (PKU) menyebabkan alat peraga kampanye rawan diduplikasi.

“Metode kampanye yang difasilitasi KPU sekarang ini menimbulkan celah rawannya duplikasi alat peraga kampanye dari peserta pilkada,” kata Ketua Bawaslu Jateng Abhan Misbah di Semarang, Senin.

Hal tersebut diungkapkannya di sela “Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2015” di Kompleks Balai Kota Semarang.

Menurut dia, KPU tentu membuat alat peraga kampanye yang cenderung seragam dan sedikit sehingga memungkinkan peserta pilkada untuk menduplikasi atau memperbanyak sendiri alat peraga kampanyenya.

“Makanya, menjadi tugas kami, panitia pengawas, dan KPU untuk mengawasi jika ada duplikasi alat peraga kampanye. Kalau perlu dihitung berapa alat peraga yang dibuat KPU dan dicocokkan,” katanya.

Mengenai pelaporan dana kampanye, Abhan menjelaskan sesuai regulasi yang diatur dana kampanye yang bisa diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) adalah yang dilaporkan oleh peserta pilkada.

“(Dana kampanye, red.) Yang tidak dilaporkan, ya, tidak bisa diaudit. Ini persoalannya. Jadi, KAP hanya sebatas bisa melakukan audit secara formal. Ya, sebatas dana kampanye yang dilaporkan,” katanya. (Bj05)

Advertisements