Home Headline Bawa Lari dan Setubuhi Gadis Belia, Dedi Terancam Dibui

Bawa Lari dan Setubuhi Gadis Belia, Dedi Terancam Dibui

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Purbalingga, 2/9 (BeritaJateng.Net) – Dediono (22), warga Desa Bojanegara, Kecamatan Padamara, Purbalingga ditangkap setelah dilaporkan melarikan gadis belia berinisial RNK (15) warga Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, tanpa izin orang tuanya. Tak hanya itu, Dedi juga menyetubuhi RNK sebanyak lima kali pada pelariannya ini.

Dedi mengatakan, ia mengenal RNK melalui telepon. Ia mendapatkan nomor RNK dari temannya. Setelah kenal selama dua bulan, Dedi mengajak RNK jalan-jalan ke curug di Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Rabu (19/8) pukul 10.00 WIB. Sepulang dari curug, pukul 13.00 WIB, RNK dibawa ke rumah pamannya di Desa Karangjambe, Kecamatan Padamara.

Pukul 19.00 WIB, ia dibawa ke rumah orang tua Dedi di Desa Bojanegara, Padamara. Di rumah ini mereka menginap sampai Sabtu (22/8). Meskipun ada orang tuanya, Dedi menyetubuhi RNK sebanyak dua kali selama menginap.

Dedi kemudian membawa RNK ke rumah pamannya di Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari. Di sini, mereka menginap selama empat hari. Di rumah ini, Dedi kembali menyetubuhi RNK sebanyak tiga kali.

“Saya akan bertanggungjawab,” kata dia saat dihadirkan pada konferensi pers di Mapolres Purbalingga, Rabu (2/9).

Sementara KBO Reskrim Polres Purbalingga, Iptu Agus, mengatakan, orang tua RNK melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke polisi. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan ini dengan menangkap Dedi.

Dedi dijerat dengan pasal 81 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Selain itu, ia juga bisa dijerat pasal 332 ayat (1) huruf ke 1e KUHP.

“Ancaman hukumannya lima sampai 15 tahun,” katanya. (BJ33)