Home Headline Bawa Kabur Uang Konser, Wanita Ini Dipolisikan

Bawa Kabur Uang Konser, Wanita Ini Dipolisikan

Semarang, 24/11 (BeritaJateng.net) – Seorang wanita berinisial DWI, warga Jalan Rejosari Gumuh RT 4 RW 11 Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, terpaksa dilaporkan ke Mapolrestabes Semarang. Wanita berumur 39 tahun itu diduga membawa kabur uang modal perhelatan konser kelompok musik Jazz ternama, Trio Lestari senilai Rp. 660 Juta.

Konser musik yang menampilkan Glenn Fredly, Tompi, dan Sandy Sandoro tersebut rencananya digelar di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta. Namun konser itu sampai sekarang urung dilaksanakan. Pasalnya, uang investasi modal konser tersebut dibawa kabur oleh DWI.

Pihak korban bernama Andrean Yoga Adiguna (39) warga Jalan Jupiter RT 7 RW 5 Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang memutuskan untuk melapor kepada Polisi.

“Total kerugian mencapai Rp. 660.000.000. Uang itu diberikan kepada terlapor baik secara tunai maupun transfer,” ujar korban saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

Pada awalnya, korban diajak bekerjasama oleh terlapor dengan menawarkan investasi proyek konser musik jazz Tio Lestari. Selanjutnya DWI atau terlapor mempresentasikan proyek itu kepada korban, dan korban akan dijanjikan keuntungan sebesar 6% dari event tersebut.

Mendapat tawaran dari terlapor, membuat korban tergiur dan pada akhirnya korban menanamkan investasi senilai Rp. 600 Juta.

Dalam kurun waktu 8 Maret 2014 hingga 10 April 2014, uang itu dikirimkan oleh korban kepada terlapor di Bank BCA Cabang Siliwangi Semarang.

“Hingga kini, event konser Trio Lestari itu tidak terlaksana. Sementara uang modal konser yang telah diterimanya tidak dikembalikan. Apabila dimintai kejelasan, terlapor selalu menghindar,” terangnya.

Merasa dirugikan dan ditipu, korban akhirnya memilih menyelesaikannya melalui jalur hukum. DWI dilaporkan secara resmi dengan nomor LP/B/879/XI/2015/Jateng/Restabes SMG, atas dugaan melakukan tindak pidana pasal 378 KUHP tentang penipuan. Kasus ini masih ditangani oleh tim Reskrim Polrestabes Semarang.(Bjt02)