Home Headline Bawa 3 Gram Sabu, Satresnarkoba Polres Blora Bekuk Pemuda Asal Mojokerto

Bawa 3 Gram Sabu, Satresnarkoba Polres Blora Bekuk Pemuda Asal Mojokerto

Bawa 3 Gram Sabu, Satresnarkoba Blora Bekuk Pemuda Asal Mojokerto

BLORA, 13/1 (BeritaJateng.net) – Seorang pemuda asal Mojokerto, Jawa Timur diamankan Satresnarkoba Polres Blora, Polda Jawa Tengah di Terminal Ngawen, saat turun dari bus Kamis (7/1) malam.

Diketahui ia bernama Sukamto (37) warga Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Awalnya, Satresnarkoba Polres Blora Polda Jawa Tengah, mendapat laporan akan ada transaksi Narkoba jenis sabu sabu pada Kamis (7/1) malam, di pinggir jalan raya Blora Purwodadi KM 14, tepatnya di depan terminal Ngawen.

Saat turun dari bus tersangka di geledah petugas dan didapati barang terlarang berbentuk butiran kristal, sebanyak 3,05 gram di saku celananya, yang dibungkus solasi hitam dan aluminium foil kecil kecil.

“Ya, pada waktu itu petugas kami Satresnarkoba, medapat laporan akan ada orang yang menjual sabu sabu. Ia sedang naik bus dari Mojokerto akan turun di Terminal Ngawen. Dan benar petugas kami setelah melakukan pemeriksaan mendapati Narkoba yang disimpan di saku celanaya, ” ungkap AKBP Wiraga Dimas Tama saat press rilis di Polres Blora (Rabu, 13/1)

Dalam operandinya, lanjut Kapolres, ia melakukanya seorang diri, dan baru pertama kali akan menjual di Kabupaten Blora. Sebelumnya ia mengedarkan di luar Blora.

“Setelah kita lakukan penyidikan dan pemeriksaan ia mengaku baru pertama mau menjual di Blora, sebelumnya ia mengedarkan di luar Blora, ” imbuhnya.

Kapolres AKBP Wiraga, menambahkan modus operasinya, tersangka akan menjual langsung kepada para pengguna di Blora.

Tersangka ditangkap tanpa perlawanan. Kemudian petugas langsung menggelandang ke Mapolresta Blora beserta barang buktinya.

Tiga paket butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip warna bening, kemudian dibungkus menggunakan kertas gerenjeng rokok selanjutnya diisolasi warna hitam dengan berat -/+ 3,05 Gram, Uang Tunai Rp.100.000,- seratus ribu rupiah, satu ) buah Handphone merek Redmi warna hitam Hitam dan satu buah celana jeans merek cardinal warna biru tua.

Ketika ditanya Sukamto mengaku, di Blora akan menemui temanya di Japah teman kerjanya waktu dulu saat bekerja di Kecamatan japah.

“Dulu teman saya waktu saya bekerja di Japah, saya akan jual langsung ke pembeli. Ini baru pertama kali saya akan menjual di Blora, ” katanya.

Akibat perbuatanya itu, tersangka di jerat primer Pasal 114 ayat (1) Subsidair Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” kata AKBP Wiraga.

Selanjutnya, AKBP Wiraga mengimbau kepada masyarakat, terutama masyarakat Blora agar jangan main main dengan narkotika. Karena selain merupakan barang haram, menkonsumsi narkotika bisa merusak kesehatan dan tentunya adalah melanggar Undang Undang yang akan dipidanakan.

Selain itu kepada para orang tua, Kapolres berpesan agar selalu mengawasi anak anaknya, jangan sampai salah dalam pergaulan apalagi sampai mengkonsumsi narkotika.

“Untuk para orang tua agar hati hati dan waspada, selalu mengawasi pergaulan anak. Semoga wilayah kabupaten Blora bebas narkoba, tentunya dengan bantuan dan peran serta dari masyarakat,” tambah Kapolres Blora. (Her/El)