Home Headline Basarnas Semarang Gelar High Angle Rescue Techniques (HART)

Basarnas Semarang Gelar High Angle Rescue Techniques (HART)

2828
0
Basarnas Semarang Gelar High Angle Rescue Techniques (HART)

Semarang, 2/4 (BeritaJateng.net) – Basarnas Semarang Mengadakan Pelatihan Gabungan keterampilan High Angle Rescue Techniques (HART) Bagi Potensi SAR Jawa Tengah.

Pelatihan di buka Kapala Basarnas Jateng Noer Isrodin Muchlisin di Gedung Olah raga Jl. Anyar Gondorio, Ngaliyan, Kota Semarang pada pukul 16.15 WIB, Sabtu.

Dalam sambutan Noer menyampaikan kepada instruktur untuk menularkan keterampilan di bidang penyelamatan Kecelakaan di ketinggian baik dengan Ascending, lowering, descending dan belaying. “Bagi para potensi SAR diharapkan untuk mengikuti pelatihan ini dengan baik,” harap Noer Isrodin dalam sambutannya.

“Tidak sampai di sini rencana pelatihan di jadwalkan 2 bulan sekali. Kemarin saya sudah membuka pelatiahan Water Rescue di waduk Sempor kabupaten Kebumen dilanjutkan pembukaan pelatihan High Angle Rescue Techniques yang di selenggarakan Basarnas pos SAR Cilacap,” sambung Noer.

Pelatihan yang di gelar tersebut sebagai tanggung jawab Basarnas untuk membina potensi SAR Sesuai Amanat Undang- Undang No.29 Tahun 2014, Pasal 2 Tentang Pencarian dan Pertolongan yang menyebutkan bahwa Tanggung Jawab Pembinaan potensi pencarian dan pertolongan dilaksanakan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.

Pelatihan diadakan 2 Hari yang di Ikuti Organisasai potensi SAR Jawa tengah Antara lain : SARDA , NKRI , SERNU , IOF, BUSER, MTA, PMI, GRANAT,BOJA peduli, KARS, Batang Rescue, MED-A, MDMC, Sigap, Senkom, Ubaloka, SERI, Baguna, KTB kalipancur, Sakpala, Pekalongan Rescue, Mapadoks.

Seluruh potensi SAR berjumlah 45 personil di bekali materi Teori dan praktek , untuk teori pengenalan tabung self containing breathing apparatus (SCBA), pembuatan A frame, Tripod frame anchor dari bambu, sistem lifting, lowering dan tali temali.

Keterampilan di bidang penyelamatan di ketinggian sering dilakukan untuk mengntisipasi beberapa jenis bencana seperti tanah longsor, kecelakaan di gunung hutan, percobaan bunuh diri sampai dengan kasus tercebur dalam sumur.

“Diharapkan para Potensi SAR Jateng bisa mengapliksikan materi yang sudah di berikan oleh instruktutur. Serta para potensi SAR Jateng bisa berkolaborasi saat di lapangan sesungguhnya,” katanya. (El)