Home Headline Baru 6 Bulan Tanam Anggur, Warga Blora Ini Raup Untung Jutaan Rupiah

Baru 6 Bulan Tanam Anggur, Warga Blora Ini Raup Untung Jutaan Rupiah

277

BLORA, 31/1 (BeritaJateng.net) – Tanaman anggur biasanya tumbuh ditanah yang hawanya sejuk, namun ditangan Yoyok Cahyadi, warga desa Kidangan, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, anggur bisa tumbuh ditanah yang katanya keras dan panas seperti di Kabupaten Blora.

Yoyok panggilan keseharian seorang pengacara di Blora ini, ingin membuktikan bahwa di Blora anggur juga bisa tumbuh subur dan berbuah.

Di lahan yang hanya kurang lebih seribu meter ini, ia membundidayakan berbagai jenis varian anggur dari luar negeri. Ada Casanova dari Ubekistan, Jupiter dari Amerika, Tranfiguration serta Ninel dari Ukraina dan masih banyak lagi.

Ada kurang lebih 40 varian bibit anggur dari berbagai negara ia tanam dilahannya, di Jl. Blora -Cepu Km 6. Hanya dalam waktu enam bulan ia sudah menghasilkan ratusan juta rupiah.

Ia memulai menanam anggur sejak enam bulan lalu, tepatnya Agustus 2020 saat pandemi Covid 19 semakin meningkat.

“Baru enam bulanan lah, sekitar Agustus 2020 lalu, dan hasilnya bisa lihat sendiri. Anggur anggur saya sudah bisa berbuah,” ucap Yoyok yang memiliki hobi menembak ini (Sabtu, 30/1).

Kalau dari segi buah, lanjut Yoyok, dirinya hanya ingin membuktikan bahwa di Blora anggur bisa berbuah seperti yang ada di lahanya.

“Kalau dari segi ekonomi, ya lumayan lah, buahnya itu bonus. Tapi yang lebih menghasilkan adalah bibitnya. Dengan hanya menjual entresnya (tunas), saya bisa meraup keuntungan yang luar biasa, pokoknya asyik,” papanya.

Satu batang Entres berisi 3-4 tunas ia bisa jual dengan harga Rp.50.000. Ia menjualnya melalui online dan di komunitas anggur. Dalam sekali pesan ia bisa menjual 10 – 50 entres, menjanjikan sekali.

Bahkan ia yang dulu adalah seorang pengacara kondang di Blora, sekarang lebih memilih menikmati menanam anggur.

“Ketimbang pengacara, saya lebih memilih mengacarakan anggur. Santai dan sejuk,” imbunya sambil tertawa lebar.

Sebelumya lahan seluas seribu meter miliknya itu, ia tanami dengan pisang dan pepaya. Namun kini pisang dan pepayanya ia habisin dan fokus ke tanaman anggur. (Her/El)