Home Ekbis Bapenda Inisiatif Jemput Bola Tarik Pajak Gedung Kota Lama  

Bapenda Inisiatif Jemput Bola Tarik Pajak Gedung Kota Lama  

446
0
Ketua BPK2L meninjau pembangunan di jalan gelatik kota lama Semarang.
       SEMARANG, 1/12 (BeritaJateng.net) – Dengan banyaknya pemilik gedung di Kota Lama Semarang, membuat Bapenda Kota harus berjuang lebih keras dalam upaya menarik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) gedung-gedung tua di sana.
       Apalagi banyak juga pemilik yang berada di luar negeri, dan hanya memberikan kepercayaan pengelolaan kepada person yang tak mengetahui sejarah kepemilikan gedung tersebut. Maka dari itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Yudi Mardiana harus melakukan upaya jemput bola saat menagih pajak.
       “Kadang kami harus menemui pemilik gedung ke luar kota, bahkan sampai ke Jakarta. Sebenarnya mereka sadar untuk membayar, tapi memang sedang berada di luar kota jadi tak sempat mengurus PBB,” katanya.
       Ditambahkan, dengan adanya potongan PBB sebesar 50 persen bagi gedung bersejarah di Kota Lama, membuat pemilik tak keberatan mengurus pajaknya. Bahkan tingkat ketaatan pajaknya terhitung tinggi, mencapai 80 persen.
       Total bangunan yang ada di kawasan Kota Lama ada 245 bangunan, dengan perincian 177 bangunan milik pribadi dan 68 bangunan milik perusahaan, baik negeri maupun swasta.
Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang mengklaim, revitalisasi aktivitas bangunan di kawasan tersebut sudah mencapai 80 persen.
       “Jumlahnya sudah bertambah. Dari hitungan kami, 80 persen bangunan yang sudah direvitalisasi,” kata Ketua BPK2L, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
       Data dari Bapenda, total penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Semarang di tahun ini berhasil lampaui target. Terhitung, target yang ditetapkan untuk tahun ini sebesar Rp 385 miliar, hingga November ini penerimaan PBB Kota Semarang telah melebihi target, mencapai Rp 435 miliar lebih. (El)