Home Lintas Jateng Banyak Undangan Pencoblosan Pilkades Diduga Ganda, Ratusan Masa Geruduk Kantor Kepala Desa

Banyak Undangan Pencoblosan Pilkades Diduga Ganda, Ratusan Masa Geruduk Kantor Kepala Desa

400
0
Banyak Undangan Pencoblosan Pilkades Diduga Ganda, Ratusan Masa Geruduk Kantor Kepala Desa
            DEMAK, 2/10 (Beritajateng.net) – Ratusan masa salah satu pendukung pasangan calon Kepala Desa Kebon Batur, Muhamad Abdulah Fathoni, mendatangi Kantor Desa Kebon Batur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Mereka menggugat hasil pilihan Kepala Desa Kebon Batur, yang dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2017 kemarin.
           Menurut koordinator tim pemenangan pasangan calon nomor 2 ini, Muhammad Hakim, mengatakan, jika proses pemilihan kepala Desa dari awal hingga proses pencoblosan banyak ditemukan kejanggalan.
            “Kami menolak hasil pemilihan kepala desa yang diselenggarakan pada hari Mingu kemarin, alasan kami sangat kuat lantaran banyak sekali kejanggalan dan kecurangan,” ucap Hakim.
             Tidak sedikit bukti lapangan yang kami temukan, diantaranya penetapan DPT terkesan terburu-buru hingga mengakibatkan ketidak tepatan jumlah. Bukti lainnya adanya undangan untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ganda dalam satu DPT, bahkan ada pemilih yang menggunakan hak pilih atas nama orang lain.
              “Tuntutan kami pokoknya dilakukan pemilihan ulang, bagaimanapun hasil dari pemilihan yang sudah dilakukan kami tidak bisa menerima hal tersebut,” tegas Hakim.
Banyak Undangan Pencoblosan Pilkades Diduga Ganda, Ratusan Masa Geruduk Kantor Kepala Desa
Banyak Undangan Pencoblosan Pilkades Diduga Ganda, Ratusan Masa Geruduk Kantor Kepala Desa

Sementara itu, menurut Panitia Pengawas Kecamatan  (panwascam) Nur Anizan, mengatakan, bilamana dianggap tahapan tersebut bermasalah dan menuntut dilakukannya pemilu ulang harus mengikuti aturan yang ada, meskipun hal tersebut ada harus mengikuti sesuai prosedur.

              “Ada mekanisme yang berlaku,seperti
temuan panitia, adaya undangan palsu tidak ada dalam DPT, ya kita harus cek lagi benar tidaknya,” kata Anizan.
               Terkait adanya tuntutan dilakukannya pemilu ulang, lanjut Nizan, pihaknya masih menunggu surat laporan resmi dari tim pemenangan pasangan calon yang mengajukan gugatan tersebut, setelah itu baru kami akan tindak lanjuti laporan tersebut benar dan tidaknya.
              “Kita menunggu surat laporan secara tertulis dari pasangan calon yang menggugat, kami siap menindaklanjuti temuan tersebut, yang penting sesuai prosedur,” pungkas Nizan. (Wb/El)