Home Headline Banyak Orang Tua Siswa Tak Paham PPDB SMA/SMK Negeri

Banyak Orang Tua Siswa Tak Paham PPDB SMA/SMK Negeri

305
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan pantauan PPDB Online di Kantor Disdik Prov. Jateng.

Semarang, 1/7 (BeritaJateng.net) – Penerimaan Peserta Didik Baru 2019 (PPDB) online SMA/SMK Negeri telah dibuka selama lima hari kedepan, pada tanggal 1 – 5 Juli 2019, dari hasil dilapangan banyak orang tua siswa yang tak paham aturan dan sistem pendaftaran online tersebut, sehingga sebagian orang tua siswa datangi Posko PPDB di Dinas Pendidikan Jawa Tengah.

Seperti Harina salah satu orang tua siswa yang mengaku anaknya mendaftarkan di SMA 6 dalam zona, akhirnya tergeser tidak masuk dalam waktu beberapa jam, yang ternyata zona kelurahannya masih kalah terdekat dengan siswa kelurahan yang paling terdekat.

“Sistemnya dari PPDB zonasi itu karena kan selama ini informasi yang saya dapatkan melalui membaca regulasinya itu ternyata berbeda tidak sesuai dengan implementasi kami, anak saya mendaftar ke SMA 6 didalam zona ternyata tidak masuk, zona kelurahan kami masih kalah dengan yang lebih dekat, dan akhirnya anak kami tidak masuk,” ungkap Harina Orang tua siswa yang mendatangi Posko PPDB Online di Dinas Pendidikan Jateng.

Setelah Harina mendatangi posko PPDB online Di Disdik Jateng akhirnya mendapatkan penjelasan secara detail dan mengetahui penyebab anaknya tersisih di SMA pilihanya, dikarenakan jalur diluar zona pun tidak dapat bersaing dan akhirnya memilih untuk dapat mendaftarkan ke SMA swasta.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat memantau PPBD online di Kantor Dinas Pendidikan Jateng menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memantau PPDB online tersebut untuk memberikan informasi bagi orang tua siswa yang tidak paham sistem tersebut agar dapat menghubungi posko PPDB agar dibantu untuk pendaftaran online tersebut.

“Tadi ada beberapa orang tua siswa datang ke posko PPDP kawatir dan tidak paham untuk mengenai pendaftaran sekolah. Sudah daftar online namun tidak masuk karena zona jaraknya jauh, bahkan dibantu dialihkan, minta dicabut lagi, dibuatkan lagi akhirnya tidak masuk dalam zonasi, ada pula pilihan yang lain juga di jalur prestasi, akhirnya ada yang masuk,” tuturnya saat memantau PPBD online di Kantor Dinas Pendidikan Jateng.

Lanjutnya, Tata cara pendaftaran sekolah ini mungkin belum dipahami oleh masyarakat, oleh karna itu dari awal kita sosialisasikan dan kita berikan nomer telepon agar orang tua dapat menghubungi posko PPDB online ini, untuk dapat dijelaskan dan dibantu secara detail.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Jumeri, juga mengungkapkan bahwa pihaknya siap melayani masyarakat untuk memberikan penjelasan tentang PPDB online 2019 tersebut, dan di setiap masing-masing sekolah juga sudah ada orang yang paham tentang penerimaan peserta didik baru tersebut.

“Kami siap melayani melalui telepon atau hadir di posko mulai 1-5 Juli 2019 terkait dengan PPDB online ini, di setiap masing-masing sekolah sebenarnya sudah ada yang paham untuk menjelaskan tentang pendaftaran online zonasi ini. Jadi orang tua siswa yang ingin mendaftarkan dapat menghubungi kami atau langsung ke sekolah yang dituju dan didalam situs PPDB online pun juga ada penjelasan detail tentang zonasi PPDB tersebut,” terangnya. (AK/El)