Banser Berikan Gelar Kehormatan Kepada KH Suyuthi

Pengasuh Ponpes Manbaul Hikmah, Mororejo, Kaliwungu, KH Suyuthi Murtadlo mendapatkan gelar kehormatan sebagaih Penasihat Banser Kendal.  
          KENDAL, 16/4 (BeritaJateng.net) — Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kendal memberikan gelar kehormatan kepada Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikmah, Mororejo, Kaliwungu, KH Suyuthi Murtadlo. Gelar yang diberikan yakni sebagai Penasihat Banser Kendal.
            “Penghargaan tersebut kami berikan lantaran Abah Suyuthi adalah seorang ulama di Kendal ini yang lebih sering membimbing dan memberikan pengarahan kepada para anggota Banser Kendal,” kata Kepala Biro Giat  Satkorcab Banser Kendal, Khumaedi.
           Pemberian gelar kehormatan sebagai Penasihat Banser Kendal tersebut ditandai dengan penyematan jaket kebesaran Banser usai acara khotaman Istghosah Ahad Manis di halaman Ponpes setempat. “Selai penghargaan kepada beliau, ini juga bentuk ucapan terimakasih kami para Banser di Kendal. Sebab sebagai ulama KH Suyuthi telah mau mencurahkan perhatian dan kasih sayangnya kepada Banser di Kendal,” tandasnya.
             Diakuinya, sejak 1992 Satkorcab Kendal didirikan sebagai benteng NU Kendal. Baru kali ada seorang kiai yang mau mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk Banser. “Jadi kami sangat berterimakasih sekali,” tuturnya.
             Kepala Biro Diklat Satkorcab Banser Kendal, Suko Mermo menambahkan dengan adanya abah asuh, pihaknya yakin bisa menambah semangat para Anggota Banser Kendal.  “Para anggota Banser Kendal bisa menanggalkan egonya masing-masing untuk menuju satu visi yang sama,” ujarnya.
            Tugas utama seorang banser, kara Suko adalah pelindung Islam dan Ulama di Nusantara. Banser juga memiliki tugas utama sebagai barisan terdepan untuk mengawal NKRI. “Makanya, kami berharap abah Suyuth bisa terus mendampingi dan membimbing Banser Kendal untuk kemaslahatan umat Islam di Kendal.
            “Abah Suyuthi sejak mudanya aktif di Banser, jadi wajar jika sampai sekarang kecintaannya pada Banser sampai sekarang masih tumbuh. Makanya beliau sampai sekarang ini terus memberikan pembinaan kepada kami para Banser Kendal,” tambahnya.
               Sementara Suyuthi mengaku berterimakasih kepada Banser Kendal yang telah mengangkatnya sebagai Penasihat Banser Kendal. “Saya akan bela Banser kapanpun dan dimanapun. Sebab banser adalah benteng ulam dan benteng keutuhan NKRI,” tandasnya.
              Menurutnya, keberadaan Banser ditengah kondisi negara yang sedang darurat teroris. Dimana mulai bermunculan golongan Islam garis keras ataupun radikal, Banser sangat dibutuhkan. Sebab kebanyakan alirarn tersebut bertujuan untuk memecah belah umat Islam dan menghancurkan NKRI.
                “Hal utama yang harus ditanamkan dalam jiwa setiap anggota Banser adalah NKRI harga mati. Jika suda ada yang ingin mendirikan negara Islam atau sistem pemerintahan khilafah di Indonesia , maka harus dilawan,” tegasnya. (sty/El)

Tulis Komentar Pertama