Home Ekbis Bank Indonesia Reaktivasi Ruang Kartini Mengajar dan Audiovisual

Bank Indonesia Reaktivasi Ruang Kartini Mengajar dan Audiovisual

3491
Bank Indonesia Reaktivasi Ruang Kartini Mengajar dan Audiovisual.

Rembang, 22/4 (BeritaJateng.net)  – Kompleks Museum Kartini Rembang dipastikan akan jauh lebih menarik pada tahun 2018 ini.

Pasalnya, Bank Indonesia melalui dana corporate social responsibility (CSR), sudah siap membuat diorama ruangan Kartini Mengajar dan ruang audio visual, semacam bioskop yang menampilkan sejarah tokoh pahlawan emansipasi wanita, RA. Kartini.

Ruang Kartini Mengajar ditempatkan di sebuah bangunan, depan Museum Kartini, tepatnya sebelah utara kantor Dinas Komunikasi Dan Informatika. Sedangkan untuk bioskopnya, mengambil lokasi di samping Museum, memanfaatkan bangunan sebelah selatan Dinas Komunikasi Dan Informatika.

Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto berharap dengan penambahan fasilitas tersebut, akan semakin meningkatkan daya tarik masyarakat, berkunjung ke Museum Kartini.

“Patung RA. Kartini di dekat kereta, nanti kita pindah ke depan gedung Kartini Mengajar. Di dalamnya ada diorama Kartini mengajar, sedangkan murid – muridnya belajar secara lesehan. Yang ruang audio visual beda lokasi. Pemaparan sudah dilaksanakan di tingkat provinsi, konsepnya tetap mengikuti arahan dari pihak cagar budaya,” terang Dwi.

Dwi menimpali realisasi penggarapan kegiatan yang bersumber dari CSR Bank Indonesia, ditargetkan selesai sebelum bulan April. Berapa nominal dana CSR, ia belum menerima informasi rinci. Khusus dari anggaran Pemkab Rembang, tahun 2018 ini dialokasikan Rp 230 Juta, guna menata taman di depan Museum Kartini.

Bank Indonesia Reaktivasi Ruang Kartini Mengajar dan Audiovisual.

“Besaran CSR Bank Indonesia kami belum tahu, mekanismenya kerja sama dengan Yayasan Rembang Center. Bagi kami yang penting Museum Kartini lebih bagus. Untuk Pemkab, mengimbangi dengan menata taman, menambah lampu, dan membuat air mancur. Sebelum akhir tahun 2018 ini clear, “ imbuhnya.

Menurut Dwi, sejumlah penataan itu tidak lepas semakin dekatnya momen kelahiran RA. Kartini tanggal 21 April atau biasa disebut Aprilan. Pemkab memang menginginkan nama Kabupaten Rembang semakin dikenal, dengan memanfaatkan kegiatan selama bulan April nanti. Kebetulan beberapa event akan disiarkan live di TV nasional.

Kepala Departemen Regional II Bank Indonesia Dwi Pranoto mengatakan, kerja sama yang pihaknya lakukan terinspirasi dengan semangat Kartini semasa hidup. Apalagi, Kartini menghabiskan masa hidupnya, setelah melepas masa lajang, dengan mengabdi sebagai pengajar kaum perempuan di Rembang.

“Nilai-nilai Kartini yang masih bisa kita ilhami sampai saat ini mulai dari idenya yang visioner bisa dilihat dari surat-surat serta pemikirannya,” kata Pranoto.

Bank Indonesia Reaktivasi Ruang Kartini Mengajar dan Audiovisual.

Kartini yang kini lebih dikenal sebagai pahlawan emansipasinya rupanya tidak sekadar berjuang untuk kaumnya. Namun persoalan ekonomi juga sangan diperhatikan. Inilah yang menjadi nilai lain, yakni empowering, dari sosok bernama Kartini. “Dulu Kartini juga mendorong seni kerajinan daerah yang tergolong masih miskin. Melalui jejaringnya, Kartini gelar pameran sehingga kerajinan lokal bisa dikenal sampai ke Eropa,” tambahnya.

Semangat Kartini waktu itu akhirnya membuat pihaknya untuk menjalin kerja sama dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. Apalagi, menurut Bupati Rembang Abdul Hafidz, Rembang masih tehitung tinggi angka kemiskinannya.

Secara konkret kerja sama yang dilakukan oleh pihaknya yakni dengan menghidupkan kembali ruang mengajar Kartini yang terdapat kompleks Museum Kartini Rembang.

Bangunan sederhana yang terletak di depan Museum kartini semula merupakan tempat Kartini menyalurkan ilmu dan keterampilan kepada kaum hawa yang tinggal di sekitarnya.

Saat ini bangunan tersebut diisi dengan berbagai duplikat surat yang pernah ditulis Kartini. Patung Kartini seolah sedang mengajar serta menyalurkan keterampilan juga terdapat di dalamnya.

“Karena itu kami memperbaiki kembali ruang Kartini mengajar, setelah kami perbaiki semoga menjadi inspirasi bagi kaum wanita di Rembang pada khususnya,” kata Pranoto.

Selain itu, katanya, pihaknya memanfaatan satu ruang di kompleks Museum Kartini Rembang untuk dijadikan sebagai ruang audio visual. Ruang itu nantinya bisa digunakan sebagai fasilitas oleh PKK Kabupaten Rembang untuk menjalin komunikasi secara virtual kepada jejaring yang ada di Jawa Tengah atau bahkan sampai ke seluruh penjuru dunia.

“Melalui bantuan ini bisa jadi inspirasi, kita beri kailnya, dengan ini bisa menjadi semangat bagi kaum perempuan di Rembang. Jadi tidak secara langsung berbentuk finansial tapi kita beri semangat layaknya Kartini pada masa itu,” kata Dwi Pranoto. (El)