Home Ekbis Bank BNI Dipercaya Layani Pembayaran PNBP

Bank BNI Dipercaya Layani Pembayaran PNBP

image

Jakarta, 9/2 (Beritajateng.net) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendapat kepercayaan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan untuk menangani pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atas Jasa Pelayanan Penerbitan Izin.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, layanan perbankan yang diberikan BNI kepada Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan adalah solusi yang terintegrasi dalam penerimaan PNBP dibawah Kementerian Perhubungan RI.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah yang mempercayakan penerimaan PNBP atas Flight Approval ini kepada BNI. BNI sebagai agent of development selalu mendukung Pemerintah dalam melakukan efisiensi dan transparansi transaksi,” ujar Gatot di Jakarta, Senin.

Gatot menuturkan, kerja sama itu sendiri diawali dengan pengelolaan PNBP untuk Penerbitan Izin Terbang (Flight Approval) yang dilakukan secara online.

Menurut Gatot, sistem online tersebut bertujuan untuk memudahkan maskapai penerbangan dalam melakukan pembayaran izin terbang dari bank mana pun dengan tepat dan akurat.

“Kami senantiasa mendukung program pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Salah satu dukungan BNI tersebut adalah menyediakan layanan cash management yang cepat, akurat, dan transparan,” kata Gatot.

Gatot menambahkan, kerja sama BNI dengan Kementerian Perhubungan RI telah terjalin dengan baik, antara lain BNI menjadi bank yang melayani penyaluran gaji pegawai Kementerian Perhubungan, melayani penerimaan Pembayaran PNBP atas Jasa Transportasi Laut pada Ditjen Perhubungan Laut dan melayani penerimaan Pembayaran PNBP atas Jasa Transportasi Udara pada Ditjen Perhubungan Udara.

Penandatanganan perjanjian kerja sama BNI-Kemenhub itu dilakukan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo dan Direktur Bisnis Banking BNI Krishna Suparto. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo turut hadir menyaksikan penandatanganan tersebut.(ant/Bj02)