Home Ekbis Bangunan Kuat dan Tahan Guncangan, Papan Gypsum Gyproc Andalannya

Bangunan Kuat dan Tahan Guncangan, Papan Gypsum Gyproc Andalannya

206
0
Bangunan Kuat dan Tahan Guncangan, Papan Gypsum Gyproc Andalannya
        Semarang, 11/11 (BeritaJateng.net) – Di pukul puluhan kali disatu titik, Gypsum Gyproc tak retak sedikit pun, bahkan bahan bangunan keluaran PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI) tahan terhadap guncangan yang terus menerus, memiliki insulasi suara yang lebih baik, mudah dipasang, serta mampu menahan beban hingga 30 kg per titik pemasangan.
        Hal ini disampaikan oleh Hantarman Budiono, Managing Director PT Saint Gobain Construction Product Indonesia saat preskonferens di Semarang, Jumat. 
         Dalam kurun waktu lima tahun terakhir kota Semarang terus menunjukkan progres yang luar biasa dalam hal pembangunan infrastruktur. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian kota Semarang yang berhasil memboyong Indonesia’s Attractiveness Awards 2017 dalam tiga kategori, yaitu Kota Terbaik, Kota Terbaik untuk Infrastruktur dan Kota Terbaik untuk Investasi. Kota Semarang berhasil melipatgandakan nilai investasi hingga lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp 3,675 triliun. Bahkan pada 2016 melonjak menjadi Rp 10,5 triliun.
       Dari sisi pembangunan properti, kota Semarang juga tak kalah bersaing dengan kota besar lain di Indonesia, terbukti dengan terselenggaranya Properti Expo Semarang ke-9 yang resmi dibuka pada Rabu 8 November 2017 lalu. Meski industri properti dinilai masih lesu namun sejumlah pengembang perumahan di Semarang menyiasatinya dengan melakukan upaya diversifikasi produk perumahan, yakni dengan menyederhanakan produk rumah namun kualitas bagus.
        Melihat perkembangan positif tersebut serta pembangunan di kota Semarang yang terus meningkat, PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI) sebagai produsen papan gypsum Gyproc untuk Indonesia, melebarkan sayap lebih luas lagi, khususnya di pasar bahan bangunan di kota yang terkenal dengan julukan kota Lumpia ini.
       Sebelumnya, papan gypsum Gyproc telah lama digunakan oleh masyarakat di benua Eropa dan Amerika. Dengan 100 tahun pengalaman di industri gypsum, kali ini Gyproc memberikan terobosan terbaru dengan menghadirkan papan gypsum yang memiliki banyak keuntungan dalam hal menghemat waktu, biaya, serta tetap memerhatikan aspek ramah lingkungan.
Meski dipukul berkali kali namun gypsum gyproc tidak pecah dan rusak.

“Kini Gyproc hadir guna memenuhi permintaan market Indonesia, khususnya wilayah Semarang, Jawa Tengah dan sekitarnya untuk bahan bangunan yang berkualitas serta ramah lingkungan,” buka Hantarman Budiono – Managing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia, pada saat membuka acara Diskusi Media Bersama Gyproc Indonesia, di Hotel Santika Premiere, Semarang (10/11).

        Hantarman juga menjelaskan bahwa untuk wilayah Eropa pemakaian gypsum telah mencapai 4 meter persegi per kapita. Sedangkan di Amerika 7 meter persegi per kapita. Sementara Indonesia hanya 0,43 meter persegi per kapita. “Meskipun total konsumsi gypsum di Indonesia relatif rendah, namun Gyproc optimistis dengan potensi yang ada, pasar Indonesia dapat ditaklukkan. Karena selain kondisi kebutuhan perumahan kami juga melihat potensi market ‘renovasi’ yang masih terbuka lebar,” kata Hantarman mengenai prospek market Gyproc di Indonesia.
         Melihat kebutuhan akan bahan bangunan berkualitas yang terus meningkat, Gyproc Indonesia terus berupaya untuk menciptakan terobosan-terobosan baru, menciptakan ragam produk terbaru yang paling inovatif dan tercanggihnya dalam sejarah dinding, yaitu HabitoTM. Sebuah sistem dinding kering Gyproc yang menawarkan kenyamanan serta efisiensi proses pembangunan dengan beberapa kelebihan seperti: lima kali lebih kuat daripada dinding gypsum standar, lebih tahan terhadap guncangan yang terus menerus, memiliki insulasi suara yang lebih baik, mudah dipasang, serta mampu menahan beban hingga 30 kg per titik pemasangan! HabitoTM adalah salah satu produk yang dirancang khusus untuk memungkinkan pengguna mendesain ruang dengan cepat dan fungsional. Selain kenyamanan yang ditawarkan, HabitoTM juga mempermudah proses desain ruangan karena tidak memerlukan lagi alat khusus untuk menggantung barang.
         Kriswido Prasetya, Technical Support &  Specification Manager PT SGCPI menjelaskan, “HabitoTM sebagai dinding terkuat, telah lulus uji beban sehingga mampu untuk menahan hingga 30 kg per titik. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memasang barang-barang seperti rak TV, kitchen set, meja pajangan, lukisan dan lainnya dengan mudah, langsung di tempat yang diinginkan.”
Gypsum gyproc mampu menopang berat hingga ratusan kilo.

Lebih lanjut Kriswido menambahkan, “HabitoTM menawarkan kemudahan baik dalam konstruksi, kecepatan pemasangan, hasil akhir yang rapi, kekuatan yang sama dengan tembok bata tetapi dengan keunggulan drywall dan utamanya yakni fleksibilitas dalam memasang benda ke dinding serta akustik yang baik. Efektivitas tersebut membuat konsumen akan merasakan keuntungan dalam segi hemat waktu dan biaya.”

      HabitoTM hanya salah satu dari produk istimewa Gyproc. Selain Habito, ada pula Glasroc H dan XRocTM. Glasroc H adalah inovasi Gyproc untuk dinding waterproof, sehingga cocok digunakan pada ruangan yang lembap tanpa memerlukan lapisan waterproofing. Selain itu Glasroc H juga didesain untuk menjadi tile backing yang kuat bagi keramik.
      Sementara XRocTM adalah inovasi lain dari Gyproc dalam memenuhi kebutuhan pada fasilitas kesehatan. Papan gypsum bebas timbal ini memiliki performa antiradiasi sinar-X sehingga cocok untuk dinding ruangan X-Ray sebuah rumah sakit sehingga dapat memberikan perlindungan terhadap paparan radiasi sinar-X.
        “Teknologi ini merupakan yang pertama di Indonesia dan bahkan tergolong baru di Asia. Tidak hanya memberikan perlindungan yang handal dan tersertifikasi terhadap sinar-X namun juga memiliki ketahanan unggul terhadap api dan tingkat kekedapan suara yang tinggi serta ramah lingkungan,” jelas Kriswido.
       Papan XRocTM telah diuji secara independen sesuai dengan standar international IEC 61331-1:2014 dan disertifikasi oleh Radiation Metrology Group of Public Health England untuk performa yang setara timbal. Kalibrasi Keluaran berkas sinar-X tingkat diagnostic dari Badan Tenaga Nuklir Nasional juga menyatakan bahwa penyerapan radiasi dengan menggunakan teknologi papan XRocTM untuk 3 layer adalah 99,94 persen. Papan XRoc saat ini sudah diaplikasikan pada dinding ruang X-Ray di RS St. Carolus, Jakarta Pusat. (Bj/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here