Home Headline Bangun Skatepark, Pemkot Anggarkan Setengah Milyar

Bangun Skatepark, Pemkot Anggarkan Setengah Milyar

1101
Skatepark (ilustrasi/pri)

Semarang, 12/11 (BeritaJateng.Net) – Pemerintah Kota Semarang dalam waktu dekat akan segera membangun skatepark (tempat latihan olahraga ekstreme) di kawasan Menteri Supeno, tepatnya di bagian ujung timur Taman KB.

Bahkan, untuk mewujudkan skatepark tersebut pihak pemkot tidak tanggung-tanggung mengeluarkan dana hingga setengah milyar rupiah. Hal ini dimaksudkan untuk membangun fasilitas skatepark yang sangat layak dan sesuai dengan standar internasional.

“Dananya Rp 500 juta untuk pembuatan lapangan skatepark di Taman KB Menteri Supeno, dan itu dari anggaran murni 2014. Tapi saya belum ngecek apakah (pengerjaannya) itu sudah dijalankan atau belum,” kata Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Dirinya menambahkan, untuk rancangan detail engineering design (DED) skatepark itu sendiri sudah siap dan berada di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Semarang, dan nantinya siap dijalankan pengerjaan fisiknya.

Yoki Alfikar salah satu skater Semarang yang dihubungi via telpon membenarkan soal adanya pembangunan skatepark tersebut oleh pihak pemkot. Bahkan beberapa waktu lalu dirinya diundang oleh DKP Kota Semarang untuk dimintai saran masukan terkait bentuk desain skatepark tersebut.

“Kebetulan dari pihak Dinas Pertamanan meminta saya memberikan saran masukan soal bentuk rancangan skatepark sekaligus dimintai tolong untuk mengawasi saat pengerjaan (skatepark) dimulai,” kata Yoki menjelaskan.

Terpisah, sejumlah pelaku olahraga skateboard, BMX, dan inline skate mengaku senang dengan adanya niatan Pemkot Semarang membangun skatepark di Taman KB. Rata-rata menyambut baik pengadaan fasilitas untuk latihan olahraga ekstreme tersebut.

“Ya memang seharusnya Semarang punya tempat khusus buat teman-teman latihan skate,BMX, atau inline. Soalnya selama ini rata-rata kalau latihan seringnya dijalan raya atau trotoar, itupun kadang–kadang diusir karena dianggap mengganggu,” kata Opank Maulana, salah satu atlet inline skate Semarang.

Walau begitu, beberapa pelaku olahraga ekstreme di Semarang berharap desain rancangan skatepark tersebut bisa memfasilitasi semua kegiatan outdoor, tidak spesifik khusus hanya untuk pemain skateboard saja.

“Ya harapannya bentuk tempat itu (skatepark) tidak khusus untuk bermain skateboard saja, melainkan bisa untuk berlatih teman-teman lainnya yang bukan pemain skateboard, jadinya bisa dipakai latihan barengan beramai-ramai,” kata Muhammad Iqbal, salah satu atlet sepeda BMX Kota Semarang. (pri)