Home Lintas Jateng Bangun Komunikasi Nelayan, Polres Batang Luncurkan Radio Kamtibmas

Bangun Komunikasi Nelayan, Polres Batang Luncurkan Radio Kamtibmas

Kapolres AKBP Widi Atmoko pose bersama jajaran Satpolair bersama nelayan setempat usai launching radio kamtimas setelah melakukan olahraga sepeda bersama di Pos Satpolair Pesisir Pantai Batang.
Kapolres AKBP Widi Atmoko pose bersama jajaran Satpolair bersama nelayan setempat usai launching radio kamtimas setelah melakukan olahraga sepeda bersama di Pos Satpolair Pesisir Pantai Batang.
Kapolres AKBP Widi Atmoko pose bersama jajaran Satpolair bersama nelayan setempat usai launching radio kamtimas setelah melakukan olahraga sepeda bersama di Pos Satpolair Pesisir Pantai Batang.

Batang, 23/1 (BeritaJateng.net) – Guna mempermudah layanan komunikasi dan menjalin kerjasama antara nelayan dengan kepolisian terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terutama di perairan, melalui Satuan Polisi Air (Satpolair) membuat trobosan baru.

Sebagai trobosan baru kreatif itu, Satpolair Polres Batang launcing Radio Kamtibmas sebagai sarana komunikasi informasi layanan kamtibmas dan frekuensi emergency melalui frekuensi HF 7.110 Khz.

Kapolres Batang AKBP Widi Atmoko SIK mengatakan dikandung maksud adanya frekuensi radio itu dengan harapan untuk mengetahui keberangkatan kapal selama berada di perairan dan saat kembali.

“Dengan penyampaian pesan kamtibmas, dan menanggulangi lintas batas teritorial serta percepatan informasi apabila ada gangguan keamanan selama di perairan, mereka dapat memanfaatkan layanan tersebut,” kata Kapolres.

Dijelaskan, Polres Batang senantiasa ingin terus menjalin mitra dan kerjasama yang baik antara polisi dengan masyarakat. baik itu, petani maupun nelayan. Jalinan bahu membahu dan saling membantu yang baik perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

“Sinergitas layanan polisi kepada masyarakat, janganlah dirusak dengan sikap arogansi anggota Polri yang ujung-ujungnya tidak akan menyelesaikan masalah, justru akan timbul masalah baru,” ujarnya.

Kapolres mengajak kepada masyarakat untuk saling menjaga dan bersama-sama melakukan koordinasi yang baik sehingga tercipta reputasi terhadap pencitraan Polri bagi masyarakat demi terwujudnya pelayanan prima kepolisian.

Sementara itu, Imam (45) salah seorang nelayan mengaku senang dengan adanya layanan komunikasi dengan menggunakan jaringan radio tersebut.

“Jika menggunakan alat komunikasi telepon genggam seperti Hp, signalnya sulit sekali. Terlebih kalau sudah berada di tengah laut,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, mengenai keamanan batas wilayah teritorial perairan khususnya di pantai jawa. Kata Imam, ketika tengah melaut dan menangkap ikan, sering melihat kapal asing dari luar Indonesia.

“Kami menduga kapal asing itu juga ikut menangkap ikan di perairan ini. Semoga dengan adanya layanan komunikasi melalui radio yang di launching Polres Batang, bisa membantu dan bermanfaat bagi para nelayan yang ada disini,” tandasnya. (BJ19)