Home Lintas Jateng Bandara Semarang ‘Zero Accident’ Selama 2019

Bandara Semarang ‘Zero Accident’ Selama 2019

716

Semarang, 8/1 (BeritaJateng.net) – Sedikit menengok delapan belas hari ke belakang, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang telah melaksanakan Posko Angkutan Udara Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Kegiatan posko berlangsung pada tanggal 19 Desember 2019 sampai dengan 6 Januari 2020 kemarin dan dilaksanakan dengan baik tanpa adanya kendala.

Komunikasi dan koordinasi antara petugas posko internal dengan TNI/POLRI, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Pramuka Saka Dirgantara dan pihak eksternal lainnya berjalan dengan baik.

Berdasarkan data pada laporan Posko Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, bahwa pada libur Natal dan Tahun Baru tercatat sejak tanggal 19 Desember 2019 sampai dengan 6 Januari 2020 terdapat penurunan jumlah pesawat, penumpang, dan kargo yang berangkat maupun landing di Bandara Jenderal Ahmad Yani.

Pada sambutan Apel Penutupan Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto menjelaskan bahwa trafik pergerakan pesawat yang berangkat maupun landing selama pelaksanaan Posko Nataru 2019/2020 sebanyak 1.996 pergerakan, sedangkan di tahun 2018/2019 sebanyak 2.344 pergerakan sehingga mengalami penurunan sebesar -15%.

“Pergerakan penumpang tahun 2019/2020 sebanyak 206.846 sedangkan tahun 2018/2019 sebanyak 251.572 sehingga mengalami penurunan sebesar -18%. Dan pergerakan kargo tahun 2019/2020 sebanyak 800.272 Kg sedangkan tahun 2018/2019 sebanyak 977.653 Kg sehingga mengalami penurunan sebesar -18%,” jelas Hardi.

Penurunan trafik pesawat, penumpang, maupun kargo dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Namun, manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) akan terus menciptakan strategi untuk meningkatkan jumlah trafik kedepannya dan memberikan kepuasan kepada pengguna jasa.

Selain itu, pihak bandara juga tentunya akan selalu mengedepankan keamanan, keselamatan dan pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa bandara.

Hal tersebut dapat dilihat dari tidak adanya kecelakaan (zero accident) yang terjadi di Bandara Jenderal Ahmad Yani baik di lokasi kerja maupun lokasi operasional bandara di tahun 2019. Tentunya hal ini terjadi berkat kerjasama yang baik antara PT Angkasa Pura I (Persero) dengan para stakeholder.

“Untuk mewujudkan zero accident, Bandara Jenderal Ahmad Yani berkomitmen untuk selalu mengedepankan 3S + 1C (Safety, Security, Services dan Compliance) dengan melaksanakan kegiatan inspeksi fasilitas runway, taxiway dan apron sebanyak tiga kali dalam satu hari, runway safety, ramp safety, fire prevention and protection, pemeriksaan keamanan, patrol keamanan, dan kegiatan lainnya untuk memastikan kelancaran operasional dan jaminan keselamatan penerbangan di lapangan,” tambah Hardi.

Tak lupa ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Hardi atas kelancaran pelaksanaan Posko Nataru 2019/2020 kepada seluruh petugas dan stakeholder yang terlibat.

Diharapkan kegiatan Posko yang rutin dilaksanakan sebanyak dua kali setiap tahunnya dapat berjalan lebih baik lagi kedepannya demi mewujudkan zero accident dan kelancaran operasional bandara. (El)