Home Headline Balai Karantina Gagalkan Peredaran 25 Ton Bibit Kentang Berbakteri asal Skotlandia

Balai Karantina Gagalkan Peredaran 25 Ton Bibit Kentang Berbakteri asal Skotlandia

524
Balai Karantina Gagalkan Peredaran 25 Ton Bibit Kentang Berbakteri asal Skotlandia

Semarang, 27/3 (BeritaJateng.net) – Balai Karantina Pertanian kelas 1 Semarang berhasil menggagalkan peredaran 25 ton bibit kentang mengandung bakteri berbahaya yang di impor dari negara Skotlandia.

Temuan ini berawal adanya impor satu kontainer bibit kentang, dari negara Skotlandia. Dari sertifikat bibit kentang dari negara asal dinyatakan aman, namun petugas tidak percaya begitu saja.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dengan pengujian PCAre dilanjutkan sukensing, ternyata bibit kentang mengandung bakteri berbahaya bernama pektobakterium atroseptikum. Bakteri ini merupakan pengganggu tanaman golongan satu A tidak ada di Indonesia, dan belum ada treatment atau obatnya, di Indonesia,” ungkap Wawan Sutian, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas 1 A Semarang, Selasa (26/3).

Pengungkapan bibit kentang yang mengandung bakteri berbahaya ini jika diedarkan sangat merugikan para petani di Indonesia baik secara material maupun in material, karena dalam perkembangannya kentang mudah membusuk.

“Karena tidak ada kesesuaian sertifikat yang menjamin bahwa bibit kentang ini sehat dan ternyata dalam pengujian mengandung penyakit yang cukup berbahaya maka pihak balai karantina pertanian telah melakukan NC notification of comfirmed ke negara Skotlandia dan termasuk surat di kirim ke Kedutaan Skotlandia yang ada di Indonesia,” tambahnya.

Oleh petugas karantina bibit kentang asal Skotlandia yang mengandung bakteri yang berhasil diamankan selanjutnya akan di musnahkan oleh balai karantina pertanian kelas satu Semarang. (Nh/El)