Home Ekbis Balai Benih Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng Ciptakan Aplikasi E-Marketing

Balai Benih Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng Ciptakan Aplikasi E-Marketing

217
0

SEMARANG, 21/11 (Beritajateng.net) – Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam memperoleh benih berkwalitas, Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilayah Semarang yang memiliki wilayah kerja Eks Karesidenan Semarang dan Pati Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah menciptakan aplikasi e-marketing yang diberi nama Ben-Papa-Horti.com.

Dengan adanya aplikasi tersebut, pemasaran benih yang dihasilkan oleh Balai Benih bisa dipesan melalui aplikasi ini dan tidak harus datang ke kebun kebun benih yang ada. Adapun benih benih yang dihasilkan Balai ini adalah Benih Padi, Palawija dan Hortikultura.

“Aplikasi ini baru saja selesai kami buat, dan dalam waktu dekat akan kami lounching penggunaannya,” ungkap Kepala Balai Benih, Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilayah Semarang Rini Budiningsih, di Dinas Perkebunan Jateng, Tarubudaya Ungaran, Semarang, Selasa (21/11).

Lebih lanjut Rini yang didampingi Kesubag TU Ikhwan Jaka menjelaskan, melalui aplikasi Ben-papa-horti.com yang saat ini sedang diujicoba, masyarakat khususnya petani yang membutuhkan benih bisa mendapatkan benih dengan cara yang lebih praktis, tidak banyak kehilangan waktu dan lebih hemat.

“Satu hal yang membedakan, harga benih di tempat kami 80 persen lebih murah dari harga pasar. Disamping itu semua benih yang kami produksi merupakan benih berkwalitas unggul dan bersertifikat,” katanya.

Setelah aplikasi ini dilounching penggunaannya, beber Rini, pada tahap awal akan melayani pembelian benih yang berasal dari Balai Benih yang ada di wilayah kerjanya. Namun tidak menutup kemungkinan pada masa yang akan datang juga melayani pembelian benih dari kebun benih yang ada di wilayah lain yakni Surakarta dan Banyumas.

“Saya optimis, dengan adanya aplikasi ben-papa-horti.com ini pemasaran benih Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov Jateng bisa lebih cepat, berkwalitas dan hemat. Sehingga kwalitas produk pertanian masyarakat yang dihasilkan juga akan lebih baik dan memiliki nilai jual yang tinggi,” pungkasnya.

Salah satu benih yang paling banyak dibutuhkan petani saat ini adalah padi varietas unggul seperti IR 64, Situ Bagendit, Inpari 32, Mekongga, Pepe, Ciherang dan Inpari 33. Benih padi hasil produksi kebun benih Wilayah Semarang sebanyak kurang lebih 364 ton setiap tahunnya. Sementara itu kebutuhan benih padi di wilayah eks Karesidenan Semarang dan Pati setiap tahunnya mencapai 18.269 ton dari lahan sawah seluas sekitar 730.000 hektar.

(NK)