Home Kesehatan Bahas Kota Sehat, Hendi Temui Wali kota Surabaya

Bahas Kota Sehat, Hendi Temui Wali kota Surabaya

Bahas Kota Sehat, Hendi Temui Wali kota Surabaya

Semarang, 16/1 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama Ketua Forum Kota Sehat Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi,  menemui Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi untuk membahas terkait Kota Sehat. Pasalnya Kota Semarang pada bulan Maret mendatang akan menggelar Summit Kota Sehata yang akan dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah se-Indonesia.

Untu itu kunjungan Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu sendiri dalam rangka mengajak Pemerintah Kota Surabaya, untuk turut menyukseskan gelaran Summit Kota Sehat tersebut.

“Saya rasa partisipasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya cukup penting, mengingat  Summit, Seminar dan Expo Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2022 ini juga sebagai momentuk berbagai praktik baik,” ungkap Hendi.

Apalgi menurut Wali Kota Semarang tersebut, Jawa Timur juga menjadi salah satu provinsi yang pernah ditetapkan sebagai satu dari tiga provinsi Pembina Terbaik Kabupaten/Kota Sehat di Indonesia. Di sisi lain, Hendi juga berharap Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dapat berpartisipasi aktif menjadi salah satu nara sumber untuk tatanan Pariwisata Sehat.

Sementara itu, demi menyukseskan penyelenggaraan Summit Kota Sehat di Kota Semarang 27 hingga 30 Maret 2022 mendatang, persiapan serius terus dilakukan Hendi bersama jajarannya.

Hal itu sebagai upaya guna memastikan setiap tahap persiapan termasuk promosi terlaksana dengan baik. Bagi peserta yang ingin mengikuti forum ini dapat mendaftarkan diri secara online dengan mengakses website kotasehat.semarangkota.go.id.

Adapun bersamaan dengan Summit Kota Sehat mendatang, Wali kota juga akan meminta dukungan terhadap Deklarasi Semarang 2022 guna pembentukan Forum Komunikasi Nasional Kabupaten/Kota Sehat.

Summit Kota Sehat diharapkan mampu mengajak kota/kabupaten untuk mewujudkan lingkungan bersih, aman, nyaman dan sehat dihuni oleh masyarakat. Menurut rencana, forum ini akan diikuti oleh sebanyak 600 peserta dengan difasilitasi live streaming melalui youtube bagi peserta yang tidak dapat hadir secara langsung di lokasi kegiatan. (Ak/El)