Home Lintas Jateng Babinsa Siap Dampingi Petani Ciptakan Ketahanan Pangan

Babinsa Siap Dampingi Petani Ciptakan Ketahanan Pangan

Dandim 0719 Jepara, Letkol DK Subandi mencoba operasionalkan traktor pembajak sawah.
Dandim 0719 Jepara, Letkol DK Subandi mencoba operasionalkan traktor pembajak sawah.

Jepara, 11/02 (BeritaJateng.net) –Kodim 0719 Jepara memberikan pelatihan kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa), sebagai kader penyuluh pertanian.

Untuk memberikan pelatihan kepada Babinsa, Kodim 0719 menggandeng Dinas Peternakan Dan Pertanian (Distanak) Kabupaten Jepara.

Komandan Kodim 0719 Jepara Letkol. DK Subandi menjelaskan,pelatihan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan, khususnya dalam pencapaian  swasembada pangan. Adapun komoditas utama yang menjadi prioritas yaitu Padi, Jagung dan Kedelai.

“Pelatihan ini sebagai bekal kepada Babinsa agar memiliki pengetahuan dan ketrampilan di bidang pertanian. Setelah benar-benar terlatih, para Babinsa akan mendampingi kelompok tani sehingga produksi hasil pertanian bisa meningkat,” jelas Subandi.

Lebih lanjut Subandi menyatakan, Komoditas tanaman pangan seperti Padi, Jagung dan Kedelai memiliki peranan penting sebagai sumber kebutuhan pokok pangan.

Kebutuhan komoditas tersebut setiap tahunnya cenderung meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk.

Dari sisi ketahanan pangan nasional fungsi komoditas bahan pangan menjadi sangat strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri.

“Sebagai negara agraris kita harus mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Salah satunya meningkatkan produksi hasil pertanian,” tegas Subandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Jepara Wasiyanto mengatakan, pelatihan sebagai tindak lanjut kesepakatan bersama atau MoU antara Dandim 0719/Jepara dengan Bupati Jepara dan Dandim 0719/Jepara dengan Kadistanak Kabupaten Jepara.

Nota kesepahaman di daerah merupakan tindak lanjut dari MoU Menteri Pertanian dengan Kasad yang ditindaklanjuti oleh Gubernur Jawa Tengah dengan Pangdam IV/Diponegoro.

”Saat ini ada perubahan target dalam pencapaian hasil produksi ketahanan pangan baik padi, jagung dan kedelai yang ada di wilayah Kabupaten Jepara, sehingga wilayah Jepara dapat memenuhi kebutuhan pangan sendiri tanpa membeli dari luar,” papar Wasiyanto.

Dalam meningkatkan pencapaian target produksi pangan, ujarnya, Distanak mempedomani Sapta Usaha Tani yakni, pengolahan tanah, penggunaan bibit, penggunaan pupuk, pengairan, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), panen dan pascapanen. (BJ18)