Home Headline Awas Banjir Ancam Kendal

Awas Banjir Ancam Kendal

image

Kendal, 05/12 (Beritajateng.net) – Tidak meratanya normalisasi Sungai Kendal membuat pusat pemerintahan Kabupaten Kendal terancam banjir. Padahal, sedimentasi Sungai Kendal sangat tinggi dan merata hingga ke Desa Bandengan yang lokasinya berada di hilir sungai.

Meskipun perbaikan drainase sudah dilakukan, namun sejumlah warga tetap mengkhawatirkan ancaman banjir tersebut.Rozi (50) warga Desa Ngilir Kecamatan Bandengan mengungkapkan kapasitas sungai Kendal sangat kecil. Sehingga jika normalisasi tidak dilakukan secara menyeluruh akan mengakibatkan banjir. Terlebih jika curah hujan tinggi di kawasan Kendal atas.

“Kecamatan Bandengan merupakan daerah langganan banjir setiap musim penghujan. Maka harus ada penanganan khusus berupa normalisasi yang merata,” ujarnya kepada Beritajateng.net pada Jumat(05/12).

Sampai saat ini normalisasi hanya dilakukan dari Jalan Pemuda hingga Jalan Arteri Soekarno Hatta saja. Padahal aliran sungai dari Masjid Agung Kendal ke arah utara juga mengalami sedimentasi yang tinggi.

Dari pantauan Beritajateng.net, semua endapan lumpur di Desa Ngilir-Bandengan sudah membukit bahkan sudah ditumbuhi rumput liar dan tanaman. Dengan kondisi tersebut mengakibatkan kapasitas tampung air disungai menjadi berkurang dan akan membuat air cepat meluap jika kapasitas hujan tinggi.

Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, Energi dan Sumber Daya Mineral (DBM SDA ESDM) Kendal, Suhada, mengatakan tindakan antisipasi mencegah banjir sudah dilakukan. “Kami sudah melakukan pengerukan sejak September hingga akhir Desember nanti. Sungai yang dinormalisasi diantaranya Sungai Kendal, Sungai Bodri, dan Sungai Buntu,” ujarnya. (DK/pj)

Advertisements