Home Headline Atas Permintaan Keluarga, Jenazah Pendaki Asal Slovakia Dikremasi Di Semarang  

Atas Permintaan Keluarga, Jenazah Pendaki Asal Slovakia Dikremasi Di Semarang  

270
0
Atas Permintaan Keluarga, Jenazah Pendaki Asal Slovakia Dikremasi Di Semarang  
       Semarang, 16/4 (BeritaJateng.net) – Jenazah pendaki asal Slovakia, Andrey Voytech, dikremasi di Krematorium Kedung Mundu, Kota Semarang, Senin (16/4) pagi. Meski tidak dihadiri oleh pihak keluarga, proses kremasi tetap berlangsung dengan disaksikan oleh salah satu petugas Basarnas yang dipercaya oleh pihak keluarga dan kekasih korban.
        Dalam pelaksanaan kremasi tersebut, keluarga memberi kuasa kepada Rindang Krisnavianto Tulu, anggota Basarnas Jawa Tengah yang selama ini selalu berkomunikasi dengan keluarga di Slovakia untuk memberi perkembangan proses pencarian Andrey.
       Setelah mendapat kepastian pemulangan Andrey Voytech, pendaki asal Slovakia, yang tewas di Gunung Merbabu, Rindang Krisnavianto Tulu, salah satu anggota Basarnas Jawa Tengah, bersama Sistha Armina Verdiani, kekasih korban asal Indonesia, mendatangi kamar mayat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dokter Kariadi Semarang. Kedua orang yang ditunjuk untuk mewakili pihak keluarga, datang untuk mengurus surat-surat dan proses kremasi korban di Semarang.
        Rindang mengaku mendapat kuasa dari kedua orangtua Andrey untuk mengurus berbagai hal berkaitan dengan jenazah hingga proses pascakremasi.
        Proses kremasi dilakukan atas permintaan keluarga korban, berdasar surat wasiat korban sebelum meninggal.
        “Kami di sini selaku wakil dari pihak keluarga karena ditunjuk melalui surat dari Kedutaan Slovakia. Sebetulnya tugas saya sebagai anggota SAR sudah selesai kemarin. Tapi saya kemudian diminta tolong oleh pihak keluarga untuk mewakili karena memang dia tak punya keluarga siapa-siapa di Indonesia,” ujarnya.
          Dalam proses kremasi, juga turut disaksikan oleh kakak korban yang berada di Amerika Serikat, melaui panggilan video. Setelah proses kremasi, abu dari jenazah Andrey Voytech, akan dibawa ke Keduataan Besar Slovakia di Jakarta. Selanjutnya pemulangan dan penyerahan abu kepada pihak keluarga di slovaki akan dilakukan oleh petugas keduataan.
         Seperti diketahui, Andrey merupakan pendaki gunung merbabu yang ditemukan tewas Sabtu, 7 April 2018 lalu, setelah tim SAR melakukan pencarian selama tujuh hari.  Korban ditemukan tewas, diduga terjatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 13 meter. (Nh/El)