Home Lintas Jateng Asyik… Semarang Bakal Punya Sirkuit Balap Motor Berskala Nasional Di Mijen

Asyik… Semarang Bakal Punya Sirkuit Balap Motor Berskala Nasional Di Mijen

1262
0
Asyik... Semarang Bakal Punya Sirkuit Balap Motor Berskala Nasional Di Mijen

SEMARANG, 3/1 (BeritaJateng.net) – Warga Semarang akan memiliki sirkuit balap motor kebanggan selain sirkuti Marina. Dinas Tata Kota dan Perumahan Semarang telah menganggarkan Rp 128 miliar untuk pembangunan sirkuit yang terletak di Kecamatan Mijen seluas 11 hektar.

Kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan Agus Riyanto menyampaikan, proyek sirkuit balap berkelas nasional sudah memasuki tahap Detai Engineering Design (DED) dan akan dikerjakan pada awal 2017 nanti.

“DED sirkuit sudah jadi, proyelk ini multy years, anggaran di 2017 sebesar Rp 50 miliar dan sisanya akan dilanjutkan pada 2018-2019, lokasinya di belakang Kantor Kecamatan Mijen yang baru,” kata Agus di ruang kerjanya.

Agus menyampaikan, sirkuit balap akan dimanfaatkan untuk drag race dan balap motor. Beberapa bagian sirkuit akan dibangun terutama pada bagian tribun utama, tribun mini, pad dock, trac road, akses masuk dan pelataran parkir.

Sementara, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menyampaikan pembangunan sirkuit balap Mijen sesuai dengan peruntukannya yakni sebagai wadah minat bakal warga Semarang terhadap balap motor.

Desain tribun penonton untuk sirkuit balap motor di Mijen Semarang
Desain tribun penonton untuk sirkuit balap motor di Mijen Semarang

“Kepemilikan tanahnya milik Pemkot, kami sudah anggarkan di APBD 2017 sebesar Rp 50 miliar,” katanya.

Menurutnya, sirkuit balap Mijen sudah lama digadang-gadangkan sejak 2015 lalu lantaran prihatin melihat banyaknya aksi balap liar di jalanan. Apalagi permintaan bantuam dari pemrintah pusat kurang ditanggapi sehingga DPRD dan Pemkot bersinergi untuk merealisasikan pembangunan sirkuit tersebut.

“Melihat kebutuhan banyaknya balapan liar, kenakalan remaja dan tak representatifnya sirkuit yang ada. Ini wadah para pebalap trek liar, agar bisa diarahkan syukur bisa meraih prestasi tingkat nasional atau dunia,” katanya.

Supriyadi berharap, nanti setelah sirkuit selesai dibangun hendaknya pemkot untuk bisa merawat agar tidak mangkrak atau terlihat kumuh.

“Ini yang sering terjadi, fasilitas umum setelah dibangun tapi luput dari maintenance, harus diperhatikan perawatannya agar awet. Pemkot juga harus membuat agenda kegiatan agar bisa menyedot pengunjung dan wisatawan bail lokal maupun mancanegara,” tukasnya. (El)