Home Headline Asyik Pesta Narkoba Digrebek Polisi

Asyik Pesta Narkoba Digrebek Polisi

sabu

Bandarlampung, 15/2 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Sektor Telukbetung Selatan di Bandarlampung menggrebek lokasi pesta narkoba jenis sabu-sabu dan berhasil mengamankan empat tersangka.

“Kami berhasil mengamankan empat tersangka di Jalan Anggun Cik Tunggal Kelurahan Sumur Putri Kecamatan, Telukbetung Utara pada Rabu (4/2) sekitar pukul 23.00 WIB, saat mereka tengah mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu,” kata Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Sarpani, di Bandarlampung, Minggu.

Dia menyatakan, keempatnya dibekuk saat sedang menikmati narkoba jenis sabu-sabu, yakni Ahmad Muhadi (29) warga Jalan Anggun Cik Tunggal Kelurahan Sumur Putri Kecamatan Telukbetung Utara, Ferdiansyah alias Edi Kebo (30) warga Jalan Patimura Gang Guntur No. 21 Kupang Kota, Wahyudi (30), buruh, warga Jalan Patimura Gang Guntur No. 02 Kupang Kota, dan Ahmad Yunus (29) warga Jalan Patimura Gang Guntur Kupang Kota Kecamatan Telukbetung Utara.

Ia melanjutkan, dari tangan para tersangka polisi menyita barang bukti seperti seperangkat alat isap sabu-sabu (bong), satu buah kaca bening, dan satu buah plastik bening berisikan sabu-sabu sisa pakai.

“Empat tersangka tersebut ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang menghubungi anggota Polsek Telukbetung Selatan yang mengatakan ada sebuah kontrakan yang sering dijadikan pesta narkoba di Jalan Anggun Cik Tunggal Kelurahan Sumur Putri,” kata dia.

Berdasarkan informasi itu, anggota polsek setempat bersama-sama melakukan penggerebekan, dan benar informasi itu. Di tempat tersebut, polisi berhasil mengamankan empat pelaku berikut barang buktinya.

Menurut pengakuan tersangka, narkoba itu didapat dari AN yang kini tengah masuk daftar pencarian orang (DPO). Para tersangka mendapatkan narkoba dengan cara membeli dengan harga Rp150 ribu.

“Saat ini kami tengah memburu tersangka AN yang diduga sebagai pemasok sabu- sabu itu,” katanya pula.

Akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan UU No. 35 Tahun 2009 pasal 112 subsider 127 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal tahun 12 tahun penjara.

Tersangka Ahmad Muhadi mengaku memakai sabu-sabu untuk menjaga stamina, serta sudah tiga kali pakai dan membelinya dari temannya berinisial AN seharga Rp150 ribu.

“Awalnya saya mau memperbaiki sepeda motor, dan saat di bengkel ketemu AN ditawari barang, lalu saya membelinya dengan harga Rp150 ribu. Saya pakainya sama kawan, dan ini yang ketiga kali saya pakai,” kata dia. (ant/BJ)