Home Hukum dan Kriminal Asyik Nongkrong di Taman Pandaran, Imam Babak Belur Dikeroyok

Asyik Nongkrong di Taman Pandaran, Imam Babak Belur Dikeroyok

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Semarang, 7/5 (Beritajateng.net) – Imam Munardi (20) warga Dinar Elok Raya, Meteseh, Tembalang tiba-tiba dihajar oleh empat orang tidak dikenal saat tengah nongkong di Taman Pandanaran, Jalan Mugassari, Semarang Selatan.

Belum diketahui apa sebab empat pemuda brandalan melakukan pengroyokan terhadap Iman. Namun akibat ulah brandalan tersebut korban mengalami luka sobek di bagian kepala, mata, jidat serta punggung memar.

Imam mengaku saat itu dia yang sedang nongkrong bersama Ashar Ulinnuha Arif (19), rekannya di lokasi tersebut sekitar pukul 01.00.

“Tiba-tiba kami didatangi empat orang yang tidak dikenal,” ungkap Imam Munardi, saat melapor, Kamis (7/5).

Tanpa sempat bicara, empat orang tidak dikenal itu menarik baju dan tanpa komando, memukulinya secara membabi buta.

“Saya tidak tahu salah saya apa, kok tiba-tiba dikeroyok,” ujarnya.

Tidak hanya dengan tangan kosong, pelaku yang diketahui masih membabi buta melakukan pengroyokan itu juga memukulkan helm berulang kali ke arah kepala korban.

“Saya mau lawan tapi mereka terus mengroyok. Satu dari mereka juga memukul kursi yang diambil dari warung dekat taman,” jelasnya.

Berhasil melakukan pengeroyokan para pelaku kemudian meninggalkan korban dalam keadaan babak belur.

“Mereka langsung kabur. Mereka juga tidak bilang apa-apa. Datang langsung mengeroyok saya,” ungkapnya.

Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Semarang.(BJ04)