Home News Update Aston Semarang Adakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Aston Semarang Adakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Semarang, 20/1 (BeritaJateng.net) – Isu yang terjadi akhir-akhir ini seperti, kebakaran, tindakan terorisme telah menjadi perhatian penting khususnya bagi management Aston Semarang Hotel & Convention Center.

Peristiwa yang pasti akan menimbulkan kerugian nyawa dan juga material tersebut, menjadi momok yang menakutkan bagi banyak tempat-tempat penyedia jasa layanan dimana saja.

Guna menanggulangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, maka pihak Aston Semarang berusaha menambah tingkat kemanan bagi para pegawai dan tamu pada khususnya.

Selain ditempatkannya petugas keamanan di tiap titik hotel, management juga akan menambahkan peralatan khusus untuk mendeteksi logam. Sedangkan untuk mengantisipasi terjadinya bahaya kebakaran, pihak management Aston Semarang melakukan pelatihan Fire Drill.

Simulasi kebakaran

Pelatihan tersebut ditujukan untuk seluruh pegawai Aston Semarang baik yang bekerja di bagian operasional ataupun non-operasional.

Mengambil waktu selama dua hari, bersama dengan pihak Shelter pelatihan tersebut dimulai dengan pengenalan jenis-jenis kebakaran, alat-alat pemadam kebakaran hingga proses penyelamatan pada hari pertama.

Dalam kesempatan pengenalan ilmu dasar berkaitan dengan bencana kebakaran, diberikan juga contoh sederhana penggunaan alat pemadam kebakaran yang sudah ada di hotel seperti, Apar, Hydrant, Sprinkle dan Fire Blanket.

Selain itu diberikan pula contoh tindakan-tindakan untuk penyelamatan korban kebakaran yang dilakukan oleh pegawai hotel.

Di hari kedua, management mengadakan simulasi peristiwa kebakaran yang diikuti oleh semua pegawai hotel. Dimulai dengan diberikannya penjelasan untuk masing-masing pelaku oleh Human Resource, setiap departemen dibagi menjadi pelaku pegawai dan tamu hotel.

Dijelaskan juga mengenai rute penyelamatan yang memungkinkan apabila terjadi peristiwa kebakaran.

Simulasi kegiatan sendiri dimulai pada pukul 11.00, setiap pegawai berada di posisinya masing-masing hingga alarm kebakaran dinyalakan dan pemberitahuan evakuasi diberikan.

Para pelaku pegawai hotel yang berjaga memberikan informasi langsung ke setiap kamar di masing-masing lantai dan menunjukkan pada para pelaku tamu rute menuju tangga darurat.

Area parkir menjadi titik kumpul evakuasi dimana para pelaku pemadam kebakaran yang menggunakan Hydrant sudah siap.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, seluruh pegawai hotel mampu mengantisipasi dan juga memberikan informasi bagi para tamu hotel. Kedepannya management akan melakukan pelatihan-pelatihan dan juga semakin melengkapi hotel dengan alat-alat keamanan yang diperlukan. (BJ)