Home Ekbis Asita Keluhkan Maraknya Bisnis Travel Online

Asita Keluhkan Maraknya Bisnis Travel Online

Ketua Asita Jateng, Joko Suratno

joko suratno

Semarang, 14/1 (BeritaJateng.net) – Maraknya penyedia jasa layanan travel online dikeluhkan para biro perjalanan, pasalnya dengan kehadiran travel online memberi dampak pada penurunan pengguna jasa biro perjalanan yang berkurang secara drastis.

Hal ini diungkapkan Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Jawa Tengah Joko Suratno

Joko mengatakan, menjamurnya online travel memberi dampak pada bisnis biro perjalanan yang dilakukan secara konvensional, karena dengan memanfaatkan layanan jasa tersebut semua dapat diakses secara mudah dengan online.

“Sejujurnya dengan maraknya online travel seperti Traveloka, expedia dan lain sebagainya, sebenarnya memudahkan traveler untuk mengakses informasi secara cepat dan mudah, seperti memudahkan untuk membooking hotel, tiket hingga jasa penyewaan mobil, namun hal ini bisa mematikan bisnis biro jasa perjalanan yang skalanya kecil,” papar Joko.

Pihaknya berharap para pemilik biro perjalanan yang bernaung dibawah Asita bisa semakin kreatif dalam membuat promo destinasi. “Jika tidak berbenah maka semakin sulit berkompetisi dengan bisnis online lainnya, ini yang menjadi tantangan ke depan,” katanya.

Menurutnya, ada sebanyak 175 travel agent yang bernaung dalam Asita yang didominasi dari daerah Semarang dan Solo. Namun dari jumlah tersebut baru ada 10 biro perjalanan yang telah menerapkan sistem online, sehingga untuk mengatasi kondisi ini, pihaknya berencana mengadakan pelatihan website bagi anggota Asita. (BJ05)