Home Headline Asfirla Prihatin Kebun 11,46 Hektare Hanya Hasilkan Rp. 3 Juta Perbulan

Asfirla Prihatin Kebun 11,46 Hektare Hanya Hasilkan Rp. 3 Juta Perbulan

490

PURWOKERTO, 20/2 (Beritajateng.net) – Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah Asfirla Harisanto prihatin aset Pemprov Jateng berupa kebun di Desa Limpakuwas, Kecamatan Sumbang, Banyumas yang memiliki luas 11,46 hektare hanya mampu menghasilkan deviden sebesar Rp. 38 juta pertahun.

“Saya sudah lihat buku laporan keuangannya, dalam setahun hanya menghasilkan keuntungan Rp 38 juta. Itu artinya dalam satu bulan jika dirata-rata tanah seluas kebih sepuluh hektare lebih ini hanya menghasilkan Rp3 juta per bulan. Sangat disayangkan sekali, harusnya bisa lebih dari itu, ” ungkapnya disela sela Reses Anggota DPRD jateng di Dapil XI banyumas Cilacap, Kamis (20/2).

Ia menyayangkan aset tersebut seharusnya bisa menghasilkan keuntungan serta kesejahteraan bagi masyarakat namun kenyataannya tidak dikelola dengan maksimal.

Politisi yang akrab disapa Bogi ini menyarankan agar lahan perkebunan Limpakuwas Banyumas ini lebih baik disewakan kepada pihak swasta atau dikelola bekerjasama dengan pihak swasta agar hasilnya sesuai harapan. Saat ini perkebunan Limpakuwas ini menanam Kopi, Cengkeh dan Kelapa.

Pada kesempatan tersebut Bogi menyempatkan berdialog dengan salah satu pegawai kebun honorer yang kebetulan ada di lokasi. Ternyata pegawai bernama Kosim pada saat itu hanya sendirian di kebun, sedangkan kepala kebun Limpakuwus Warsono tidak ada di ruang kerjanya karena sedang sakit.

“Hanya ada dua yang bertugas di sini, saya dan Pak Warsono. Kalau perlu tambahan tenaga biasanya pada saat masa tanam atau panen, baru mengambil tenaga sewaan dari luar. Saya hanya seorang diri merawat tanaman di lahan seluas 11,46 hektar, kewalahan,” ujar Kosim.

(NK)