Home Lintas Jateng Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi 2019 Dan Antisipasi Putusan Sengketa Pilpres Digelar

Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi 2019 Dan Antisipasi Putusan Sengketa Pilpres Digelar

464
Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi 2019 Dan Antisipasi Putusan Sengketa Pilpres Digelar

Blora, 13/6 (BeritaJateng.net) – Kapolres dan Dandim 0721/Blora bertindak sebagai pimpinan apel bersama dalam rangka apel Konsolidasi berakhirnya Operasi Ketupat Candi 2019 dan Persiapan Pengamanan Sengketa Perselisihan Hasil Pemilu, Kamis (13/06).

Gelar apel yang bertempat di halaman Mapolres Blora dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Komandan yonif 410/Alugoro dan para kepala OPD di wilayah Kabupaten Blora. Peserta apel terdiri dari unsur TNI, Polri, Polisi Hutan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BPBD Kabupaten Blora.

Dalam sambutannya Kapolres Blora AKBP Antonius Anang, S.I.K, M.H mengatakan kegiatan ini merupakan pengecekan kondisi personel dan sarana prasarana pengaman yang sudah bekerja selama 2 minggu.

Selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Wilayah Kabupaten Blora sangat kondusif, tidak ada kejadian menonjol yang menggaggu situasi kamtibmas. Hingga pengamanan Lebaran berakhir seluruh personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri dan pemerintah daerah semua aman, selamat dan tenteram.

“Patut disyukuri selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2019 di seluruh wilayah Kabupaten Blora berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” ujarnya.

Kapolres juga mengucapkan terima kasih atas dukungan TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Blora atas kerjasamanya dalam mensukseskan operasi ketupat tahu 2019 ini.

Sebagai bahan evaluasi, terjadi 8 kejadian kecelakaan lalu lintas, namun tidak ada korban meninggal dunia. Untuk kejadian tindak kejahatan seperti Curas, Curat dan Curanmor nihil.

Selanjutnaya ketika ditanya para wartawan terkait kesiapan Polres Blora dalam menghadapi pengamanan sidang sengketa Pemilu 2019. AKBP Anang masih mempunyai kewajiban mengamankan sidang sengketa pemilu yang dibawa ke Mahkamah Konstitusi. Hal itu tentu akan membawa dampak pada masyarakat, termasuk masyarakat Blora.

“TNI bersama POLRI selalu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi apa pun hasil keputusan MK dengan bijak. Imbauan serupa juga sudah banyak disampaikan tokoh-tokoh nasional untuk tidak melakukan pengerahan massa dan saya rasa masyarakat Blora cukup bijaksana untuk menyikapinya,” tandas Kapolres.

Sementara itu, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi mengatakan soliditas TNI, Polri dan Pemerintah Daerah selalu menyamakan visi dan misi untuk bersama meminimalisir sega bentuk konflik sosial.

“Dari Blora, mari kita berdoa agar apa yang diputuskan oleh MK merupakan yang terbaik untuk NKRI,” ujar Dandim seusai apel konsolidasi. (El)