Home Headline Aparat Polsek Pedurungan Gagalkan Peredaran Sabu 1,5 Kg di Kota Semarang

Aparat Polsek Pedurungan Gagalkan Peredaran Sabu 1,5 Kg di Kota Semarang

521
Aparat Polsek Pedurungan Gagalkan Peredaran Sabu 1,5 Kg di Kota Semarang

Semarang, 18/3 (BeritaJateng.net) – Aparat Polsek Pedurungan, Polrestabes Semarang berhasil menggagalkan peredaran sabu di Kota Semarang. Dalam pengungkapan tersebut polisi berhasil mengamankan seorang kurir bernama Bagas Mukti Pamungkas (28) Warga Pecangaan, Jepara.

Pengungkapan itu bermula dari kecurigaan petugas yang sedang berpatroli di sekitar di Jalan Plamongan Hijau, Pedurungan, Kota Semarang. Petugas yang mengetahui adanya mobil mencurigaakan yang dikendarai tersangka Bagas, langsung dihentikan.

“Dalam pengledahan petugas menemukan 13 paket sabu yang tersimpan didalam tas milik tersangka dengan berat total 1,5 kilogram berikut barang bukti lain,” ungkap Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji, Kapolrestabes Semarang saat gelar perkara.

Sementara itu dari pengakuan Bagas, barang bukti tersebut didapat dari temannya berinisial AM di sebuah hotel tak jauh dari Pasar Johar. Di kamar hotel itu, dia mendapat tas berisi 15 paket sabu. Dia terkejut dengan banyaknya sabu yang harus diedarkan, lantaran berat total capai 1,5 kg.

“Ketemu hari selasa jam 23.00 malem. Lihat banyak saya kaget. Saat itu kami di hotel juga makai,” ujarnya.

Aparat Polsek Pedurungan Gagalkan Peredaran Sabu 1,5 Kg di Kota Semarang

Kemudian pada Kamis (14/3), Bagas mulai mengedarkan sesuai perintah AM. Dengan mengendarai mobilnya di Plamongan Hijau Semarang dan dia meletakkan dua paket sabu ke tempat sampah. Akan tetapi Bagas terlihat kebingungan dan mondar-mandir dengan mobilnya sekitar pukul 20.00 WIB.

“Saya lihat situasi saat itu. Setelah terasa aman, lalu saya letakkan barang di tempat sampah,” imbuhnya.

Bagas mengaku belum mendapatkan upah uang, dirinya hanya mendapatkan sabu gratis untuk dikonsumsi setiap mengirim sabu milik AM. Temannya itu memberikan perintah lewat telepon terkait titik pengantaran barang.

“Pengiriman tergantung perintah AM. Saya make udah sejak 3 bulan kalau kirim baru ini,” pengakuannya.

Dari pengungkapan ini polisi berhasil mengamankan barang bukti paket sabu sebanyak 15 paket sabu dua diantaranya di dapat di tempat sampah. Selain itu polisi juga mengamankan dua unit Handphone dan uang Rp. 800.000 serta mobil jazz warna hitam.

Atas perbuatannya tersangka bagas dijerat undang undang narkotika dengan ancaman hukuman mati. Sementara polisi hingga saat ini masih mencari tahu keberadaan rekannya AM, pemasok sabu terhadap tersangka bagas untuk segera dilakukan penangkapan. (Nh/El)