Home Lintas Jateng Anung Akui Bagi-bagi Duit ke Parpol Koalisi “KSB”

Anung Akui Bagi-bagi Duit ke Parpol Koalisi “KSB”

Pilkada Solo

SOLO, 11/9 (BeritaJateng.net) – Isu adanya dugaan pemberian uang kompensasi untuk mendukung salah satu calon Walikota Solo mulai memanas ketika Partai Golkar Solo dari kubu Agung Laksono menyebutkan  jika Golkar versi Aburizal Bakrie (ARB) dituding sudah menerima aliran dana dari salah satu pasangan calon (paslon) Walikota Solo yakni Anung Indro Susanto-M Fajri sebanyak  Rp 800 juta.

Sebelumnya tim Investigasi dari  DPD II Partai Golkar kubu Agung Laksono dengan Ketua DPD II, Bandung Joko Suryono melakukan investigasi dan hasil temuannya menunjukkan kubu Atik  Wahyuningsih (golkar versi Aburizal Bakri ) diduga menerima dana operasional dari pasangan Anung Indro Susanto – M Fajri (AFi) sebesar Rp 200 juta per kursi DPRD.

Sehingga Golkar mendapatkan jatah dana sebesar Rp. 800 juta karena memiliki 4 kursi di DPRD. 

Sementara itu Calon Walikota nomor urut 2, Anung Indro Susanto kepada wartawan menjelaskan pemberian uang kepada anggota Koalisi Solo Bersama (KSB), yang terdiri dari enam parpol termasuk Partai Golkar itu bukanlah mahar politik. 

“Dana itu digunakan untuk  operasional untuk mempertahankan perolehan suara partai. Dimana partai berkewajiban mengembalikan suara. Itu kan diperlukan biaya,” jelas Anung  Kamis (10/9/2015) malam.

Bahkan jumlah dana yang dibagikan pada masing-masing partai pengusung juga berbeda-beda. Selain itu besarnya dana yang diberikan juga  tidak tergantung dari jumlah perolehan kursi, melainkan ditentukan oleh proposal kegiatan yang sudah diajukan. 

“Jadi uang itu bukan mahar politik, perolehan dana juga  tidak dihitung dari jumlah kursi perwakilan di DPRD, namun dihitung dari  proposal yang diajukan untuk kegiatan,” terang Anung. 

Ketika akan dikonfirmasi terkait tuduhan tersebut, pihak Ketua DPD II Partai Golkar Solo kubu ARB, Atik Wahyuningsih belum bisa ditemui dan telepon selulernya juga tidak bisa dihubungi. (BJ24)