Home Lintas Jateng Antusiasme Ortusis Pasca Launching Gernas Baku Di Demak

Antusiasme Ortusis Pasca Launching Gernas Baku Di Demak

389
0
Orang tua siswa (ortusis) Kelompok Bermain As Sifa membacakan buku untuk anaknya, sebelum pembelajaran dimulai.

Demak, 9/5 (BeritaJateng.net) – “Ayah.. Ibu.. Bacakan Aku Buku… Baca.. Buku… Membuat Aku Tahu…. ”
itulah sepenggal bait lagu Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku) untuk Anak PAUD yang dikumandangkan serentak pada tanggal 5 Mei 2018 lalu di tiap satuan pendidikan PAUD Kabupaten Demak.

Menurut Anjar Gunadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, antusiasme orang tua siswa untuk menyukseskan Gernas Baku patut diacungi jempol.

Tim Gernas Baku PNF Dindikbud Demak yang melakukan monitoring di sejumlah PAUD, merekam aktivitas orang tua, siswa dan guru PAUD yang bersemangat mendendangkan lagu Gernas Baku dilanjutkan dengan praktik membacakan buku untuk anaknya masing masing.

“Gernas Baku ini merupakan gerakan yang dilakukan untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat meliputi orang tua, warga sekolah, secara terorganisir untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca pada anak,” ungkap Anjar.

Tujuan dari Gerakan Nasional Orang tua Membacakan Buku (GERNAS BAKU) adalah untuk menumbuhkan minat baca pada anak, meningkatkan kemampuan komunikasi dan ide anak.

“Dengan dibacakan buku, anak akan meningkat imajinasi dan daya pikirnya, selain itu hubungan sosial emosi orang tua dan anak akan makin erat, ” tutur Afida Aspar, Kabid PNF yang ditemui usai launching g
Gernas Baku di beberapa wilayah Kecamatan se Kabupaten Demak.

Salah satu Satuan Pendidikan PAUD yang masih menggalakkan Gernas Baku pasca launching yakni Kelompok Bermain (KB) As Sifa, Desa Karangtowo Kecamatan Karangtengah Demak.

Sejak dimulai tanggal 5 Mei 2018 hingga hari ini, Selasa, 8 Mei 2018, orang tua masih tetap diberi ruang dan kesempatan untuk membacakan buku kepada anak anaknya menjelang pelajaran rutin dimulai.

Ana Fao Azizah, Pengelola KB As Sifa, menyatakan bahwa Gernas Baku akan terus menjadi agenda tetap di KB As Sifa.

“Gernas Baku menjadi pembuka aktivitas kami di sekolah sebelum kegiatan bermain lain yang dipandu oleh guru, ” terang Ana.

Menurutnya, Gernas Baku adalah wujud pembelajaran parenting yang sangat bermanfaat untuk anak anak.

Keterbatasan sarana tak menjadi kendala bagi KB As Sifa untuk tetap menjadikan Gernas Baku sebagai program wajib bagi 48 siswanya.

“Saat ini, buku buku kami masih terbatas, jadi peminjaman masih bergiliran. Alhamdulillah orang tua juga sabar dan telaten,” ucap Ana jujur.

“Membaca untuk anak usia dini, kegiatan menceritakan gambar dan mengucapkan huruf yang dilakukan orang dewasa bersama anak. Dengan membacakan buku, anak anak menjadi ingin tahu, ” pungkasnya. (El)