Home Ekbis Antisipasi Kenaikan Harga Beras, Dinperindag Gelar Operasi Pasar

Antisipasi Kenaikan Harga Beras, Dinperindag Gelar Operasi Pasar

330
0
Antisipasi Kenaikan Harga Beras, Dinperindag Gelar Operasi Pasar

           Purbalingga, 11/1 (BeritaJateng.net) – Mengantisipasi kenaikan harga beras di masyarakat yang mulai naik dalam minggu ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dinperindag) Kabupaten Purbalinggga melakukan operasi pasar beras bersama Bulog Purbalingga. Operasi pasar tersebut dilakukan bukan lagi langsung ke masyarakat namun melalui pedagang beras yang berskala besar yang ada di Purbalingga.

           Kabid Perdagangan pada Dinperindag Purbalingga Johan Arifin mengatakan kegiatan operasi pasar tersebut bertujuan agar harga pasar sesuai dengan harga eceran (HET) yang sudah ditetapkan Kementrian Perdagangan dan Perindustrian (Kemenperindag) RI yakni sebesar Rp 9.450 perkilogramnya. Beras operasi pasar dijual ke pedagang sebesar Rp 8.100 perkilogram dengan harapan pedagang beras bisa menjual berasnya sesuai dengan HET yang ditetapkan.
           “Operasi pasar setiap hari kita lakukan dari kemarin (9/1) di pasar Segamas dan pasar Penican sebanyak 4,95 ton dengan kualitas medium. Banyaknya operasi pasar menurut Johan tergantung pada kebutuhan masing-masing pedagang dalam menjual berasnya,” kata Johan sela-sela operasi pasar di Pasar Segamas, Rabu (10/1).
          Selain operasi pasar Dinperindag bersama pihak Polres Purbalingga juga melakukan pengawasan kepada pedagang yang telah membeli beras operasi pasar Bulog. Pengawasan ini dilakukan agar pedagang menjual beras operasi pasar sesuai dengan HET yang ada. Kemudian pedagang tidak melakukan penimbunan beras.
Antisipasi Kenaikan Harga Beras, Dinperindag Gelar Operasi Pasar

“Kemudian kita juga fasilitasi para pedagang untuk bisa membeli beras Bulog, dan pihak Bulog juga sudah kita berikan nama-nama pedagang besar beras,” katanya.

          Dengan adanya operasi pasar, Johan menargetkan 2 minggu kedepan harga bisa normal kembali sesuai dengan HET yang telah ditentukan pemerintah. Disamping itu juga adanya beberapa wilayah di Purbalinggga yang mengalami panen bisa menekan kembali harga beras yang sekarang dikisaran Rp 12 ribu – Rp 13,5 ribu.
           “ Kita juga berharap pembagian beras sejahtera bisa dilakukan diawal tahun 2018 sehinggga bisa membantu pemenuhan kebutuhan beras di masyarakat,” pungkasnya. (yit/El)