Home Hukum dan Kriminal Antisipasi Begal, Polisi Beri Penyuluhan Pelajar

Antisipasi Begal, Polisi Beri Penyuluhan Pelajar

435
0

begal

Jepara, 30/33 (BeritaJateng.net) – Maraknya aksi kriminalitas termasuk begal yang terjadi di masyarakat perlu ditangkal sejak di lingkungan sekolah. Apalagi tindakan itu tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga di pedesaan. Berdasar hal itu, Polsek Bangsri menggelar penyuluhan kepada parta pelajar di sekolah-sekolah, diantaranya SMK Fadlun Nafis Bangsri.

Dalam kegiatan itu, ratusan siswa SMK Fadlun Nafis Bangsri mendapat pengarahan langsung dari Kapolsek Bangsri AKP Rismanto. Rismanto mengatakan, kejahatan terjadi ketika ada kesempatan. Maka dari itu, seluruh elemen masyarakat perlu mengantisipasinya dengan berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari.

“Adanya sosialisasi ini semoga dapat memberikan manfaat kepada siswa. Kami selalu terbuka menerima ajakan dari pihak sekolah untuk memberikan penyuluhan. Banyak materi pemaparan yang bisa kami sampaikan seperti masalah kenakalan remaja dan soal lalu lintas,” jelas Rismanto.

Dia menambahkan, siswa yang berkendara di lokasi-lokasi sepi agar jangan sendirian. Itu penting agar pelaku kejahatan berpikir dua kali untuk beraksi. Menurut Rismanto, pelaku kejahatan tidak mengenal usia, terlebih anak-anak dan ibu-ibu.

“Masyarakat hindari pemakaian perhiasan mencolok, sehingga membuat pelaku berniat melakukan kejahatan. Dalam menaruh benda-benda berharga juga harus hari-hati saat bersepada motor,” ucapnya.

Dia berpesan kepada anak sekolah sebaiknya jangan keluar malam sendirian dan jangan melintasi tempat yang sepi. Karena pelaku akan melakukan tindak perampasan harta yang dibawa. “Sebaiknya ada teman atau orang tua ketika akan keluar rumah. Setidaknya adanya pencegaham secara dini untuk menghindari tindak kriminalitas,” tuturnya.

Peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan. Rismanto berharap jangan hanya mengandalkan aparat kepolisian. “Masyarakat secara mandiri juga harus waspada. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal. Aktif lapor bila ada orang-orang yang mencurigakan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Fadlun Nafis Bangsri Akhmad Efendi. mengatakan, kegiatan penyuluhan sangat bermanfaat bagi anak didiknya. Selain masalah kenakalan remaja juga ada dialog mengenai teroris yang saat ini juga merambah ke pelajar. “Jangan keluar rumah kalau tidak ada hal yang tidak terlalu penting. Lebih baik di rumah belajar dan membantu pekerjaan orang tua di rumah,” jelasnya.

( BJ18)