Home Hukum dan Kriminal Antisipasi Aksi Teror, Penjagaan Mapolres Blora Diperketat

Antisipasi Aksi Teror, Penjagaan Mapolres Blora Diperketat

162
0
Antisipasi Aksi Teror, Penjagaan Mapolres Blora Diperketat
       BLORA, 14/5 (BeritaJateng.net) – Sejumlah insiden penyerangan bom bunuh diri di sejumlah wilayah di Surabaya disikapi kepolisian resor Blora dengan peningkatan pengamanan Mapolres.
       Salah satunya memperketat penjagaan pintu masuk Markas Komando Polres Blora dengan menempatkan personel tambahan bersenjata laras panjang. selain itu tamu atau siapa saja yang akan masuk mako dilakukan pemeriksaan ketat baik identitas, barang bawaan maupun kendaraan,serta kepada para tamu diperiksa dengan metal detector.
       Kapolres Blora AKBP Saptono mengatakan, penjagaan dengan sistem SOP pengamanan Mako tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Namun kali ini semakin diperketat untuk antisipasi penyusupan pelaku terorisme masuk ke Mapolres Blora.
       “Pintu masuk yang dulu ada dua akses yakni di pintu depan dan belakang. Sekarang hanya satu akses yakni di pintu belakang Mapolres. Kami pertebal pengamanan dengan menempatkan petugas bersenjata laras panjang. Setiap pengunjung pun diperiksa secara cermat dari kemungkinan mereka membawa benda berbaya seperti bom atau senjata yang dapat mengancam keselamatan anggota Polres Blora,” ungkap AKBP Saptono.
        Dijelaskan Kapolres, selain melakukan penjagaan di pintu gerbang Mapolres, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh anggota jajaran Polres dan Polsek untuk selalu waspada dalam setiap kegiatan baik saat di lingkungan Mako ataupun di luar. Salah satunya adalah agar tidak bertugas seorang diri saat menjalankan tugas seperti patroli dan penjagaan.
        “Saat bertugas, anggota dilarang untuk berjaga sendirian melainkan harus ada rekan lain yang selalu siap siaga untuk saling melindungi. Biasanya dalam satu kelompok tugas, ada satu anggota yang membawa senjata laras panjang dan posisinya selalu membelakangi untuk mengawasi kemungkinan kehadiran orang asing yang mengancam keselamatan mereka, atau istilahnya body system,” kata Kapolres Blora.
      Selain penjagaan diperketat, dilakukan pula dengan memaksimalkan fungsi kamera CCTV selama 24 jam penuh di sejumlah penjuru lingkungan Mapolres. Semua pengunjung juga diharuskan mengenakan tanda pengenal dan harus dikembalikan ke petugas jaga saat mereka hendak keluar Polres Blora.
       “Pemeriksaan terhadap pengunjung ini kita lakukan dengan penuh humanis, sopan dan selalu disertai senyuman. Apa yang kita lakukan ini demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tandasnya.
        Sementara itu salah seorang pengunjung Mapolres Blora, Titin mengaku awalnya kaget dengan adanya pemberlakuan pemeriksaan di pintu masuk Mapolres, namun hal tersebut tidak memberatkannya.
         “Saya mau menjenguk suami saya ditahanan, saat masuk pintu gerbang belakang diminta menepi oleh petugas dan diperiksa tas serta bagasi motor saya. Tapi tidak apa-apa, demi keselamatan bersama,” ungkap Titin.
(MN/El)