Home Hukum dan Kriminal Antisipasi Aksi Bela Rohingnya Di Borobudur, Polda Jateng Siaga Satu

Antisipasi Aksi Bela Rohingnya Di Borobudur, Polda Jateng Siaga Satu

45
0
Antisipasi Aksi Bela Rohingnya Di Borobudur, Polda Jateng Siaga Satu
                 Semarang, 6/9 (BeritaJateng.net) – Rencana adanya aksi bela etnis rohingnya di Kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah,  ditanggapi serius jajaran Kepolisian Republik Indonesia, Selasa (5/9) petang. Bertempat di lantai dua gedung Dirlantas Polda Jateng, Asisten Operasional Polri menggelar rapat tertutup bersama dengan jajaran Kepolisian.
                   Tiga pimpinan Kepolisian Derah hadir dalam rapat tersebut yakni Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono, Kapolda DIY Brigjen Ahmad Dofiri, dan Wakapolda Jawa Timur Brigjen Awan Samodra.
                   Dalam rapat tertutup tersebut, Irjen Pol M. Iriawan memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk mendeteksi adanya pengerahan massa ke di Kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
               “Sesuai dengan perintah Kapolri melakukan rapat koordinasi Polda Jawa Tengah, dalam rapat ini kita menyamakan persepsi yang timbol di media sosial terkait pengerahan masa di Borobudur, jumat mendatang. Untuk Kegiatan tersebut tentu kami larang, agar solidaritas diwujudkan dalam bantuan kemanusiaan, makanan atau pakaian agar lebih bermanfaat,” tegas mantan Kapolda Metro Jaya, usai memimpin rapat Koordinasi di Gedung Dirlantas Mapolda Jateng, Selasa (5/9) petang.
Antisipasi Aksi Bela Rohingnya Di Borobudur, Polda Jateng Siaga Satu
Antisipasi Aksi Bela Rohingnya Di Borobudur, Polda Jateng Siaga Satu

Sementara itu terkait rencana Rencana adanya aksi bela etnis rohingnya di Kawasan Candi Borobudur Kepolisian Derah Jawa Tengah memberlakukan siaga satu selama tiga hari sejak hari Kamis hingga hari Sabtu. Penetapan siaga satu dilakukan guna mengantisipasi rencana aksi damai sejumlah organisasi masyarakat di Kawasan Candi bersejarah peninggalan Dinasti syailendra itu.

                   “Penetapan siaga I selama tiga hari. Mulai hari Kamis, Jumat dan Sabtu,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono.
                     Kepolisian juga akan memberlakukan sitem pengamanan ring satu hingga tiga serta  akan menutup kawasan Candi Borobudur khusus bagi massa yang nekat menggelar aksi.
                  “Untuk pengamanan mulai ring satu hingga tiga, Mulai ring I di kawasan Candi Borobudur harus steril. Pengamanan di ring II dan kemudian ring III perbatasan daerah juga kita sekat,”  tegasnya.
              Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat bisa mengurungkan niatnya terkait aksi di Candi Borobudur.
                  Kepolisian dari awal tidak memberikan izin terkait aksi tersebut. Karena itu seluruh elemen masyarakat, baik tokoh agama dan pemerintah daerah bisa memberikan pendekatan persuasif. (Nh/El)