Home News Update Anies: Banyak Gedung Sekolah Belum Memenuhi Standart Minimum

Anies: Banyak Gedung Sekolah Belum Memenuhi Standart Minimum

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan saat melakukan ispeksi mendadak di SMP Solo
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan saat melakukan ispeksi mendadak di SMP Solo
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan saat melakukan ispeksi mendadak di SMP Solo

Solo, 4/5 (BeritaJateng,net) – Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan menyebutkan jika selama ini kebanyakan pelajar menempati 70 present di gedung sekolah yang infrastrukturnya belum memenuhi standart pelayanan minimum.

“Fenomena yang sering terjadi saat yang terpenting  adalah sekolah bisa dipakai untuk proses belajar mengajar.  Jadi kalau  bisa dipakai untuk belajar mengajar dengan sendirinya bisa dipakai untuk ujian,” ujar  Anies Baswedan kepada wartawan, usai meninjau persiapan pelaksanaan ujian nasional (UN) di SMP Negeri 10 Solo, Senin (4/5/2015).

Namun mulai tahun 2015 ini, lanjut Anies, Ujian Nasional mulai menggunakan komputer.  Jika selama ini pelaksanaan ujian nasional (UN) masih memakai kertas, maka pelaksanaan harus serentaj di semua lokasi dan jam yang sama di seluruh wilayah Indonesia.

“Jika Kalau memakai komputer tidak harus di jam yang sama dan pastinya integritasnya lebih terjaga,” terangnya.

Pasalnya dalam setiap komputer, soal ujian yang muncul akan berbeda. Jadi jangan keliru jika yang menyebutkan ada kebocoran. Jika muncul anggapan seperti itu  justru terbalik karena ujian dengan menggunakan kertas justru memunculkan peluang kebocoran soal ujian.

“Selain itu setiap masuk satu server, soalnya bisa mencapai ratusan soal. Padahal yang dipakai hanya 50 soal dan random. Komputer yang satu dengan lainnya tidak sama, soalnya tidak sama,” urainya. (BJ24)

Advertisements