Home Hukum dan Kriminal Aniaya dan Rampas Barang Korbannya Demi Online di Warnet, Dua Residivis Ini...

Aniaya dan Rampas Barang Korbannya Demi Online di Warnet, Dua Residivis Ini di Lumpuhkan Polisi

Gajahmungkur-20150711-01025
Semarang, 11/7 (BeritaJateng.net) – Dua residivis ini terpaksa dilumpuhkan Aparat Reserse Kriminal Polrestabes Semarang akibat melawan saat ditangkap.

Mereka ditangkap karena terlibat perampasan yang melakukan aksinya di sebuah warnet di Jalan Udan Riris II, Perumahan Tlogosari, Kec. Pedurungan Semarang.

Para pelaku yakni Purbo Winarso (21) warga Kauman Dalam, Kelurahan Palebon, Kecamatan Pedurungan, Semarang, dan Jafar Sodik (21) warga Lintang Terenggono, Kelurahan Tlogosari, Kecamatan Pedurungan.

Kepada polisi Purbo mengatakan kejadian perampasan yang dilakukan bermula saat ingin menyewa rental internet mengajak temannya. Namun karena uang kurang akhirnya meminta pelanggan lainnya.

“Uang saya kurang, ada pelanggan saya mintai tapi malah nantang,” katanya saat gelar perkara, Sabtu (11/7). 

Lebij lanjut karena nantang untuk berkelahi akhirnya, ia langsung bersama temannya tega menganiaya korban Mohammad Triatmojo (14) warga Taman Suryo Kusumo, kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan itu hingga terluka parah.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiharto mengatakan tertangkapnya kedua pelaku ini setelah adanya laporan warga yang melakukan penganiayaan terhadap korban di warnet pada Jumat (10/7) kemarin sekitar pukul 08.30. Saat itu, korban sedang bermain internet di warnet tersebut. 

“Ada warga dan korban laporan,” ujarnya.

Sugiarto menambahkan lalu datang pelaku Jafar alias Cobol ke warnet, dan ingin main. Namun karena uangnya kurang, pelaku memeras korban.

“Korban bilang kalau tidak ada uang, namun pelaku tak terima, maka terjadilah perkelahian antara keduanya di dalam warnet hingga keluar warnet,” jelasnya.

Boby yang sedang menunggu di luar, melihat temannya berkelahi ikut menganiaya korban. Bahkan, Purbo mengambil gelas dan asbak yang ada di sekitar lokasi untuk dipukulkan ke kepala korban.

“Tak puas disitu, lalu pelaku Purbo juga mengambil paving yang juga dipukulkan kembali ke kepala korban, hingga bocor,” ucapnya.

Melihat korban terkapar tak berdaya, kedua pelaku merampas handphone dan cincin akik korban, lalu kabur. Namun sekitar pukul 15.00 WIB, tim Resmob Polrestabes Semarang berhasil membekuk kedua pelaku yang bersembunyi di rumah pelaku Jafar.

“Saya waktu itu pengen main warnet, tapi uang saya cuma Rp 2.500 jadi tak cukup, kemudian saya minta uang ke dia (korban,Red.) tapi tak diberikan, ya sudah saya pukuli saja dia,” kata pelaku Jafar.

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku merupakan residivis curanmor dan perampasan. Bersama pelaku turut diamankan barang bukti berupa satu cincin akik, satu handphone, paving, gelas mug, dan asbak.

“Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke-2e KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun,” pungkasnya.(BJ04)