Home Lintas Jateng Angkutan Di Temanggung Kembali Beroperasi

Angkutan Di Temanggung Kembali Beroperasi

Angkudes Temanggung saat mogok beroperasi (dok.)

Temanggung, 20/11 (BeritaJateng.Net) – Sejumlah angkutan umum di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yang sebelumnya berencana mogok selama dua hari pada 19-20 November 2014, mulai Rabu pagi kembali beroperasi.

Seorang sopir angkudes jurusan Kandangan-Temanggung, Isrofi (43) di Temanggung, Kamis (20/11), mengatakan sudah mulai beroperasi sejak pukul 06.00 WIB untuk mengangkut anak sekolah dan para pedagang dari Kecamatan Kandangan menuju Kota Temanggung.

Ia mengatakan memilih mogok kerja sehari karena kasihan melihat penumpang telantar dan jika terlalu lama mogok akan rugi sendiri karena tidak ada pendapatan masuk.

“Bagi kami dengan kenaikan harga BBM ini memang serba susah tetapi mau bagaimana lagi. Sebelum ada kenaikan harga BBM saja sudah sepi apalagi sekarang, semoga juragan bisa memahami saja. Selama ini saya harus setor Rp80 ribu per hari,” katanya.

Ia mengatakan setelah kenaikan harga BBM, ongkos penumpang dinaikkan Rp500 untuk pelajar dan Rp1.000 untuk penumpang umum. Jika dari Kandangan menuju Temanggung biasanya anak sekolah membayar tarif Rp2.000 sekarang menjadi Rp 2.500, sedangkan penumpang umum dari Rp3.000 menjadi Rp4.000.

Ketua Organda Temanggung Supoyo mengatakan untuk sementara tarif angkutan menyesuaikan kondisi di lapangan sambil menunggu keputusan pemerintah.

Sebelumnya dia mengatakan semua awak angkutan terdiri dari 600 kendaraan angkutan perdesaan, 400 bus antarkota dalam provinsi (AKDP), dan sekitar 700 kendaraan angkutan barang akan mogok sampai tuntutan dipenuhi pemerintah.

Semua awak angkutan kendaraan akan mogok beroperasi apabila tidak ada harga premium khusus. Jika saat ini harga premium Rp8.500 per liter dan solar Rp7.500 per liter, maka Organda meminta harga khusus, yakni Rp6.500 untuk premium dan Rp5.500 untuk solar. (ant/pri)